Breaking News:

Berita Palembang

Ini Tempat Donor Darah di Palembang, PMI Sumsel Luncurkan UDD Baru di Km 5,5

Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Sumsel meluncurkan Unit Donor Darah (UDD) baru di Jalan Sukajaya, KM 5,5, kota Palembang

Humas Pemprov Sumsel
Foto Ilustrasi : Gubernur Sumsel Herman Deru didampingi Ketua PMI Sumsel Feby Deru, menghadiri acara bakti sosial donor darah, Minggu (1/9/2019) pagi. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Anda yang mau mendonorkan darah tidak perlu bingung karena sudah banyak tempat melayaninya.

Terbaru, Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Sumsel meluncurkan Unit Donor Darah (UDD) baru di Jalan Sukajaya, KM 5,5, kota Palembang.

Ketua PMI Sumsel, Febrita Lustia, mengatakan, dengan adanya UDD baru ini diharapkan akan mempermudah pelayanan transfusi dan pendistribusian darah di Sumsel.

"Satu UDD ada di sini, PMI provinsi, dua gerai di Korpri Sumsel dan ada juga di RSUD Siti Fatimah. Tujuannya agar masyarakat bisa dengan mudah mendonorkan darah," kata Febrita usai kegiatan peluncuran UDD PMI Sumsel, Rabu (30/9/2020).

Demi mendapatkan pasokan darah di masa pandemi Covid-19, PMI provinsi Sumsel pun aktif melakukan jemput bola kepada kalangan komunitas yang ingin melakukan donor darah.

Petugas PMI akan melakukan kunjungan kepada komunitas yang akan melakukan donor darah.

Semua proses transfusi darah dipastikan sesuai dengan ketentuan agar tak menjadi media penularan Covid-19 ataupun penyakit lainnya.

"Stok darah ada di rumah sakit. Kalau di UDD ini sebagai tempat penyimpanan sehingga maksimal hanya 30 hari darah disimpan. Darah harus segera didistribusikan," ujar Febrita.

Gubernur Sumsel, Herman Deru, menyebutkan, melaui tambahan UDD PMI ini bisa menjadi stok darah bagi rumah sakit penyangga ibukota provinsi Sumsel.

Deru meminta semua pihak memanfaatkan infrastruktur UDD baru ini sehingga sifatnya meluas dan bisa menjangkau kebutuhan stok darah di seluruh provinsi Sumsel atau tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan darah di Palembang saja.

UDD ini juga diharapkan dapat memenuhi kebutuhan darah di rumah sakit yang tersebar di Ogan Ilir, Prabumulih, dan OKI.

Menurut dia, agar stok darah di Sumsel tersedia dengan baik, PMI harus sigap mengambil data golongan darah masyarakat.

Adapun tujuannya yakni supaya tidak ada proses ganda saat masyarakat ingin melakukan donor darah.

"Saya minta ketua PMI untuk lakukan sinergi sehingga nantinya tidak ada lagi transaksi darah, yang ada hanya transfusi darah," ujar Deru. (SP/ Jati Purwanti)

Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved