Breaking News:

Corona di OKU Timur

Operasi Yustisi Sejak Awal September, 2.639 Orang di OKU Timur Langgar Protokol Kesehatan

Mereka pun diberi sanksi mulai dari teguran, mengucapkan Pancasila, Push Up hingga membersihkan lingkungan sekitar

Editor: Wawan Perdana
Sripo/ Resha
Kapolres OKU Timur AKBP Dalizon bersama unsur TNI, Pol PP dan lain-lain saat penempelan stiker simbolis di Mobil Polres OKU Timur, Polsek, TNI dan Sat Pol PP di Mapolres OKU Timur, Rabu (23/9/2020) 

TRIBUNSUMSEL.COM, MARTAPURA-Operasi Yustisi 2020 di OKU Timur yang dilaksanakan sejak awal September telah menjaring sebanyak 2.639 pelanggar protokol kesehatan.

Kapolres OKU Timur AKBP Dalizon mengatakan, razia tersebut digelar sejak awal September 2020.

Jumlah itu masih di bawah rata-rata normal pelanggar di tengah kondisi Pandemi saat ini.

"Karena rata-rata kita setiap hari ada 12 titik razia, jadi kalau dibagi per beberapa hari jadi rata-rata 20an pelanggar, masih wajar," ujarnya usai penempelan stiker simbolis di Mobil Polres OKU Timur, Polsek, TNI dan Sat Pol PP di Mapolres OKU Timur, Rabu (23/9/2020).

Ia melanjutkan, pelanggar tersebut kebanyakan tidak mematuhi protokoler kesehatan seperti tidak memakai masker.

Mereka pun diberi sanksi mulai dari teguran, mengucapkan Pancasila, Push Up hingga membersihkan lingkungan sekitar.

Kendati demikian, AKBP Dalizon berharap kepada masyarakat untuk sadar bahayanya penularan Covid-19 yang masih menunjukkan tanda-tanda belum akan berakhir.

Dimulai dari disiplin diri sendiri seperti memakai masker saat keluar rumah, rajin mencuci tangan hingga menjauhi keramaian.

"Karena untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, dibutuhkan kesadaran dari masyarakat selain tindakan dari berbagai pihak berwenang," ucapnya.

Ditambah lagi, Kabupaten OKU Timur akan menghadapi Pilkada 2020.

Namun demikian, ia menegaskan jika pihaknya akan tetap melaksanakan tugas untuk menegakkan protokoler kesehatan, disamping melakukan pengawalan tahapan Pilkada 2020 yang akan berjalan.

"Tentu tugas kami bertambah, namun tetap akan kita jalankan sesuai tugas pokok dan fungsi yang sudah kita atur," jelasnya. (SP/ Resha)

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved