Pamit Buang Air Besar, Siswa SD di Lampung Ditemukan Tewas Tergantung, Orang Tuanya Bingung
Ditambahkan Wanda, berdasar informasi dari keluarganya, dalam kesehariannya, pergaulan MRA dengan rekan-rekannya biasa.
Laporan Reporter Tribunlampung.co.id Robertus Didik
TRIBUNSUMSEL.COM - Seorang siswa SD ditemukan tewas gantung diri di kamar mandi.
Korban awalnya pamit hendak buang air besar.
Pasalnya, belum ada yang tahu persoalan apa yang sedang dihadapi MRA (12) warga Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu.
• Arab Saudi Segera Buka Ibadah Umrah Secara Bertahap, Fase Pertama Kapasitas 40 Persen
• Baru Bangun Tidur Lalu Disuruh Buat KTP, Kini Fotonya Viral di Media Sosial Gegara Ini
Plh Kapolsek Gadingrejo Iptu Wanda Ervam Liton Dachi mengatakan bila bapaknya MRA, bekerja di Kecamatan Panjang, Kota Bandar Lampung dan pulang satu Minggu sekali.
Selama ayahnya bekerja, MRA tinggal bersama ibunya dan neneknya.
Ketika itu ibu korban sedang pergi membeli sayuran.
"Nggak ada permintaan apa-apa juga dari anaknya ke orang tua, makanya orang tuanya masih bingung," ujar Wanda melalui Humas Polres Pringsewu, Selasa, 22 September 2020.
Ditambahkan Wanda, berdasar informasi dari keluarganya, dalam kesehariannya, pergaulan MRA dengan rekan-rekannya biasa.
Menurutnya, selayaknya anak normal seusianya.
• Mantan Istri Kedua Muncul, Wanita Ini Ngaku Istri Ketiga Ayah Atta Halilintar, Akui Tak Kuat
• Doni Anggota DPRD Palembang Diduga Bandar Narkoba Antar Provinsi, 2 Wanita juga Terlibat
Selain itu, MRA juga tidak pernah curhat kepada rekan-rekannya.
Selain itu, lanjut dia, anaknya rajin beribadah.
Diberitakan sebelumnya, siswa Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Pringsewu ditemukan tewas gantung diri.
Yakni, MRA (12) warga Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu.
MRA ditemukan tewas tergantung di kamar mandi rumahnya, Senin, 21 September 2020 pukul 14.00 WIB.