Breaking News:

Wacana Pertalite dan Premium Dihapus, Ini Bahayanya Mobil di Bawah Tahun 2000 Pakai Pertamax

Wacana Pertalite dan Premium Dihapus, Ini Bahayanya Mobil di Bawah Tahun 2000 Pakai Pertamax

Editor: Siemen Martin
Syahrul Hidayat/Sriwijaya Post
Ilustrasi 

TRIBUNSUMSEL.COM - Mobil di bawah tahun 2000 dipastikan akan kesulitan untuk menggunakan bahan bakar bila tidak mengkonversi ke sistem BBm dengan oktan tinggi

Jika PT Pertamina (persero) benar akan menghilangkan bahan bakar minyak ( BBM) oktan rendah, otomatis pemilik kendaraan harus menggunakan bensin dengan oktan tinggi.

Padahal, tidak semua kendaraan memiliki kompresi yang cocok untuk dengan bahan bakar dengan oktan lebih tinggi dari pertalite seperti pertamax.

Misalkan saja mobil yang selama ini menggunakan bahan bakar jenis pertalite atau premium juga harus beralih menggunakan pertamax.

Penggantian jenis bahan bakar ini tentunya tidak bisa serta merta bisa dilakukan jika memang kompresinya tidak sesuai dengan bahan bakar yang dipakai.

Bukan tidak mungkin penggantian ini akan berdampak pada mesin atau pun keawetan komponen kendaraan.

Executive Coordinator Technical Service Division PT Astra Daihatsu Motor ( ADM) Bambang Supriyadi menjelaskan, pada dasarnya penggunaan oktan bahan bakar harus menyesuaikan dengan kondisi mesin, khususnya rasio kompresinya.

“Sebagai contoh rasio kompresi 1:10 ke atas paling efektif memakai bbm ron di atas 90,” ujarnya kepada Kompas.com, Kamis (3/9/2020).

Tetapi, jika mobil lawas yang notabene kompresinya masih rendah tetapi dipaksa menenggak bensin dengan oktan tinggi tentunya akan berdampak pada mesin.

“Efeknya akan ada sisa bahan bakar yang tidak terbakar kemudian mengendap dan jadi kerak karbon di ruang bakar,” katanya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved