Robi Warga Lorong Jambu Ungkap Alasan Membunuh karena Tak Terima Kakak Perempuan Diselingkuhi

Korban terlebih dahulu mencari masalah dengan kami karena dia memacari kakak saya dan diduga berselingkuh.

Penulis: Pahmi Ramadan | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/PAHMI RAMADAN
REKONTRUKSI PEMBUNUHAN DI JL KADIR TKR - Tersangka memperagakan rekontruksi pembunuhan di Jalan TKR Kadir dengan korban Sujono, di halaman depan Polrestabes Palembang, Senin (31/8/2020). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Unit Pidana Umum (Pidum) Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polrestabes Palembang menggelar rekonstruksi pembunuhan yang menewaskan korban M Sujono (56).

Pembunuhan terjadi Selasa (21/7/2020) lalu di Jalan TKR Kadir, Lorong Jambu, Kelurahan 36 Ilir Kecamatan Gandus, Palembang.

Saat rekonstruksi yang digelar 16 adegan terungkap pelaku M Roby (21) sempat berkelahi dengan korban di dalam rumah korban hingga pelaku membacok korban dengan senjata tajam (Sajam) jenis pedang di bagian leher korban.

Pelaku Roby mengatakan, ia hanya membela diri karena saat kejadian korban yang terlebih dahulu membacok pelaku yang mengenai tangan dan badan.

Pelaku pun membalas korban hingga terjadilah pembacokan yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

"Korban terlebih dahulu mencari masalah dengan kami karena dia memacari kakak saya dan diduga berselingkuh," ujarnya usai rekonstruksi di halaman Polrestabes Palembang, Senin (31/8/2020).

Kasat Reskrim Polrestabes PalembangAKBP Nuryono melalui Kasubnit Riksa Pidum, Iptu Ghofur mengatakan, rekonstruksi yang digelar untuk melengkapi berkas kejaksaan.

"Rekonstruksi yang kita gelar untuk melengkapi berkas yang melibatkan tiga pelaku yakni M Roby, Mustafa, Toni Afrizal," katanya.

Ia menuturkan, ada 16 adegan dilakukan dan melibatkan pelaku dan pihak keluarga.

Rekonstruksi ini dilakukan juga untuk mengetahui bagaimana cara pelaku mengeksekusi korban.

"Segera mungkin berkas kita limpahkan ke kejaksaan, untuk disidangkan," tutupnya.

Sedangkan anak korban, Fitriani meminta para pelaku dihukum seberat-beratnya.

"Ayah kami ini orang baik-baik, apalagi pihak keluarga tidak terima dengan kematian korban yang tidak wajar dimana ayah saya dihabisi para pelaku hingga meninggal dunia," katanya.

Sebelumnya seorang pria warga RT 25 RW 07, Lorong Jambu, Tangga Buntung, 36 Ilir, Gandus tewas dikeroyok tetangganya pada Selasa (21/7/2020) malam sekira pukul 20.00.

Menurut keterangan saksi mata yang juga putri korban bernama Fitriani, korban bernama Sujono (56 tahun) tewas dibacok tiga orang yang merupakan satu keluarga, yakni Mustofa (68 tahun), Toni (33 tahun) dan Robi (20 tahun).

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved