Subsidi Gaji Pekerja
Hari Ini Karyawan Swasta Terima Transfer BLT Subsidi Gaji Pekerja, Cair Lebih Cepat !
Karyawan swasta di Palembang telah mendapat transfer subsidi gaji pekerja dengan total Rp 1,2 juta dari pemerintah, Rabu (26/8/2020)
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Pencairan bantuan langsung tunai (BLT) subsidi gaji pekerja bagi karyawan swasta cair lebih cepat.
Karyawan swasta di Palembang telah mendapat transfer subsidi gaji pekerja dengan total Rp 1,2 juta dari pemerintah, Rabu (26/8/2020).
Yayan dan Tri yang tersebut tergabung dalam batch 1.
"Ditransfer pukul 15.49 tadi," kata Yayan kepada Tribunsumsel.com.
Yayan juga mengirimkan bukti sms notifikasi transfer subsidi gaji pekerja yang ditransfer dari Bank BRI.
"Di kantor ini baru ada dua orang, kemungkinan kami yang pertama karena tergabung di batch 1," kata dia.
Sebelum ditransfer, dirinya juga tak mengetahui kalau perusahaan telah mendaftarkan nomor rekeningnya sebagai penerima subsidi.
• Viral Video Bidan Live Tanpa Busana, Asyik Mainkan Bagian Intim Demi Raup Puluhan Juta
Sebelumnya, Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah menyebut, BLT karyawan swasta Rp 600.000 cair 27 Agustus 2020
BLT karyawan swasta Rp 600.000 untuk pekerja dengan upah di bawah Rp 5 juta tadinya direncakanan akan cair 25 Agustus 2020.
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan, program Bantuan Subisidi Upah (BSU) untuk pekerja bergaji di bawah Rp 5 juta akan diluncurkan Kamis (27/8/2020).
Selanjutnya, bantuan tahap pertama akan segera disalurkan melalui rekening para pekerja.
"Insya Allah akan diagendakan launching bantuan pemerintah berupa subsidi gaji atau upah besok, Kamis 27 Agustus 2020 oleh Presiden RI," kata Ida dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR, Rabu (26/8/2020).
"Kementerian Ketenagakerjaan sedang menyiapkan administrasi untuk proses transfer bantuan tahap pertama," tuturnya.
Kementerian Ketenagakerjaan telah menerima data calon penerima yang telah divalidasi oleh BPJS Ketenagakerjaan.
Ida menjelaskan, Kementerian Ketenagakerjaan akan menyalurkan bantuan sekurang-kurangnya untuk 2,5 juta pekerja tiap minggunya.