Sepasang Kekasih Hilang di Sungai Musi
Kerja Jaga Toko di Pasar 16 Ilir, Remaja Pria yang Tewas di Sungai Musi Bayar Kontrakan Orangtua
Dulu Tegar dan kakaknya patungan untuk bayar kontrakan rumah. Sekarang kami kehilangan dan harus tetap melanjutkan hidup.
Penulis: Agung Dwipayana | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Keluarga mengaku ikhlas dengan kepergian Tegar yang tenggelam di Sungai Musi pada Minggu (23/8/2020) lalu pukul 13.00.
Menurut orangtua Tegar, putra mereka merupakan pribadi yang sangat baik dan perhatian pada keluarga.
Sehari-hari, pemuda 18 tahun itu bekerja menjadi karyawan toko di Pasar 16 Ilir.
"Anak kami setiap hari kerja jaga toko di Pasar 16 Ilir," kata ayah Tegar, Agus Cik didampingi istrinya bernama Walimah saat ditemui di rumah duka di RT 07 RW 03, Lorong Famili, Jalan KH Azhari 12 Ulu, Seberang Ulu (SU) II, Senin (24/8/2020).
• Dijemput Kekasih Pukul 09.00, Ini Pesan Ayah Remaja Pria Sebelum Anaknya Tenggelam di Sungai Musi
Menurut Agus, putra ketiganya itu selalu berusaha mencukupi kebutuhan keluarga dan membahagiakan kedua orangtua.
"Dia (Tegar) selalu bilang mau membahagiakan orang tuanya. Makanya kerja agar bisa bayar kontrakan rumah Rp 400 ribu per bulan," ungkap Agus.
• Remaja Putri yang Tewas di Sungai Musi Bersama Kekasih Sengaja Jualan Es Keliling , Ini Alasannya
Kini Tegar telah tiada dan Agus mengaku ibarat kehilangan satu tiang pondasi rumah.
"Dulu Tegar dan kakaknya patungan untuk bayar kontrakan rumah. Sekarang kami kehilangan dan harus tetap melanjutkan hidup," ujar Agus sambil mengatakan ia ikhlas dengan kepergian putranya.
Rencananya jenazah Tegar akan dimakamkan di TPU Nagaswidak siang ini pukul 13.00.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/orangtua-remaja-pria-yang-tewas-di-sungai-musi.jpg)