Berita Musirawas

Warga Tugumulyo Musirawas Lihat Harimau Setinggi 1 Meter, Tim Pencarian Gabungan Temukan Jejak Kaki

Beberapa hari sebelumnya sejumlah warga melihat harimau tinggi 1 meter dan panjang 1,5 meter melintas di perkebunan

Tayang:
Editor: Wawan Perdana
Sripo/ Ahmad Farozi
Laporan warga melihat harimau masuk perkebununan warga Kecamatan Tugumulyo langsung direspon oleh tim gabungan TNI-Polri, KPH, TNKS dan pemerintah desa. 

TRIBUNSUMSEL.COM, MUSIRAWAS-Laporan warga melihat harimau masuk perkebununan warga Kecamatan Tugumulyo langsung direspon oleh tim gabungan TNI-Polri, KPH, TNKS dan pemerintah desa.

Beberapa hari sebelumnya sejumlah warga melihat harimau tinggi 1 meter dan panjang 1,5 meter melintas di perkebunan.

"Kita mengumpulkan keterangan terkait adanya laporan warga yang melihat harimau tersebut dan melakukan pengecekan kelokasi perkebunan karet di Desa Q1 Tambah Asri Kecamatan Tugumulyo, pada Kamis 20 Agustus 2020," kata Kapolres Musirawas AKBP Efrannedy melalui Kapolsek Tugumulyo Iptu M Dadang R, Jumat (21/8/2020).

Dikatakan, tim yang melakukan pengecekan adalah Kapolsek Tugumulyo bersama Danramil Tugumulyo Kapten Inf Rozali.

Kemudian dari Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Bukit Cogong, Risdan beserta anggotanya.

Juga ada tim dari Taman Nasional Kerinci Sebelat (TNKS) Asep Sunarya dan Kepala Desa Q1 Tambah Asri, Arifin.

"Tim melakukan pencarian jejak harimau tersebut dan di kebun karet milik salah seorang warga bernama Khairul ditemukan jejak diduga jejak kaki harimau, didekat sumber air. Diduga tempat minum harimau," kata Iptu M Dadang R.

Disebutkan, setelah dilakukan pencarian harimau tersebut tak ditemukan.

Selanjutnya, pihak KPH akan menghubungi BKSDA untuk mencari solusi menangkap harimau tersebut.

Juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak panik dan tetap melakukan aktifitas seperti biasa namun tetap berhati-hati. Jika perlu ke kebun, agar tidak sendirian.

"Adanya penemuan harimau yang telah masuk ke kebun atau ladang warga Desa Q1 Tambah Asri dan sekitarnya itu membuat resah masyarakat. Yang biasanya beraktifitas kekebun karet untuk menyadap karet tidak berani beraktifitas seperti biasanya," katanya. 

Warga Takut

Sekitar sepekan terakhir, warga Desa Q1 Tambah Asri Kecamatan Tugumulyo dikejutkan dengan kehadiran harimau yang masuk ke areal perkebunan warga setempat yang berjarak sekitar 300 meter dari perkampungan.

Adanya informasi ini membuat masyarakat resah dan takut beraktifitas di dalam kebun.

Informasi harimau yang mendekati perkampungan ini berdasarkan keterangan warga setempat, Wagimun (57).

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved