Berita Lahat
Lidyawati Cik Ujang Pastikan Bantu Pengobatan Aldo yang Pernah jadi Marbot Masjid di Lahat
Hingga berita ini ditulis, Aldo sedang diperiksa di Puskesmas Bungamas Kikim Timur, dan selanjutnya akan dibawa ke RSUD Lahat.
Laporan wartawan Sripoku. Com Ehdi Amin
TRIBUNSUMSEL.COM - Ungkapan syukur dan bahagia kini sedang dirasa keluarga Aldo (24) warga Desa Gunung Kerto, Kecamatan Kikim Timur, Lahat.
Aldo, yang didiagnosa menderita tumor di paru-paru kini kembali mendapatkan perawatan.
Ungkapan terima kasih keluarga Aldo, disematkan kepada Ketua TP PKK Kabupaten Lahat, Lidyawati Cik Ujang, yang langsung meminta puskesmas dan pihak kecamatan untuk memeriksa Aldo.
Hingga berita ini ditulis, Aldo sedang diperiksa di Puskesmas Bungamas Kikim Timur, dan selanjutnya akan dibawa ke RSUD Lahat.
"Rasa syukur dan terima kasih hari ini anak kami dibawa untuk diperiksa dan dirawat. Terimakasih kepada Bu lidyawati Cik Ujang,"ujar ayah Aldo Marullah, disampaikan Gresti, Sabtu (15/8).
Sementara, Ketua TPK Lahat, Lidyawati Cik Ujang, sejak Jumat (14/8) sudah meminta agar Puskesmas setempat mendatangi kediaman Aldo dan memeriksanya.
• Makan Saja Kami Susah, Marbot Masjid di Lahat Butuh Bantuan, Tubuh Tinggal Kulit dan Tulang
• Ditinggal Makan Siang, Motor Tukang Ojek Hilang di Kertapati : Saya Bingung Harus Bagaimana

Selanjutnya, Sabtu (15/8) pagi Aldo dibawa ke Puskesmas dan direncanakan akan dibawa ke RSUD Lahat untuk mendapatkan perawatan.
"Sebelumnya Aldo ini sudah mendapatkan perawatan lima hari di Puskesmas. Karena tidak perubahan dirujuk ke RSUD Lahat dan selanjutnya dirujuk ke RSUD Muara Enim, "tutur Lidyawati, melalui pesan watshapp, Sabtu (15/8).
Lidyawati juga memastikan jika memang perlu operasi akan dibantu hingga selesai.
"Bekerjalah dengan ikhlas dan baik, perhatikan apakah ada yang tidak dibantu, jika sudah disampaikan ke kami," pesan Lidyawati.
Diberitakan sebelumnya, sungguh malang apa yang menimpa Aldo (24) warga Gunung Kerto, Kecamatan Kikim Timur, Kabupaten Lahat.
Lelaki yang sebelumnya sebagai marbot masjid ini kini hanya terbaring lemah diatas kasur.
Badannya yang dahulu gemuk dan sehat, kini hanya tinggal tulang belulang.
Kakinya mengecil hingga membuat lelaki yang pernah mengenyam pendidikan di Pesantren ini tak bisa apa apa.