Breaking News:

Anggota Paskibraka Sumsel Dilarang Makan Pedas, Asam dan Berminyak, Dapat Pantauan dari Dinkes

Karena ketika anggota Paskibra berlatih di lapangan, energi mereka lebih cepat terkuras. Bila tidak diperhitungkan dengan baik justru membuat kondisi

Penulis: Melisa Wulandari | Editor: Weni Wahyuny
TRIBUNSUMSEL.COM/MELISA WULANDARI
Suasana anggota Paskibra Sumsel saat sedang latihan mengibarkan bendera di lapangan Griya Agung Palembang 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Melisa Wulandari

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Menjadi anggota pasukan pengibar bendera pusaka saat 17 (Paskibraka) saat 17 Agustus selain istimewa dan suatu kebanggaan, tentunya harus memiliki daya tahan tubuh dan fisik yang kuat.

Oleh karena itu pengaruh makanan untuk para anggota Paskibra ini pun sangat penting bagi kesehatan mereka.

Supaya daya tahan tetap terjaga dan kuat berlatih di lapangan, anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) membutuhkan menu makanan sehat dan seimbang, makanan mereka pun dipantau langsung oleh Dinas Kesehatan Sumsel.

Di samping harus mengkonsumsi makanan dengan protein yang tinggi, anggota Paskibra wajib mengkonsumsi vitamin untuk memenuhi kebutuhan stamina sesuai perhitungan gizi dan kalori yang diatur panitia medis di bawah tanggung jawab Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumsel.

Koordinator Pelatih Paskibra 2020 Provinsi Sumsel IPTU Muhammad Dedy Wijaya yang juga bagian dari Satuan Brimob Polda Sumsel mengatakan bahwa menu makanan anggota Paskibra Sumsel ini seperti makanan sehari-hari.

"Bedanya, kadar gizi makanan mereka ini diperhatikan dan diatur seimbang oleh pihak Dinkes, agar lebih tahan staminanya," jelasnya saat ditemui sedang memantau latihan anggota Paskibra Sumsel di lapangan Griya Agung Palembang, Kamis (13/8/2020).

Karena ketika anggota Paskibra berlatih di lapangan, energi mereka lebih cepat terkuras. Bila tidak diperhitungkan dengan baik justru membuat kondisi daya tahan tubuh melemah.

Sehari para anggota Paskibra provinsi Sumsel ini diberi jatah makan sebanyak lima kali, tiga kali untuk makan nasi, pagi waktu untuk sarapan, serta makan siang dan malam.

Kemudian dua kali diberi waktu untuk menikmati makanan ringan atau snack, setelah latihan pagi dan pada saat pukul 15.00 atau 3 sore.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved