Corona di Muratara

Satu Keluarga di Muratara Positif Corona Harus Isolasi Mandiri karena Rumah Karantina Sudah Ditutup

Satu Keluarga di Muratara Positif Corona Harus Isolasi Mandiri karena Rumah Karantina Sudah Ditutup

Penulis: Rahmat Aizullah |
corona.sumselprov.go.id
Ilustrasi Virus Corona di Sumsel 

TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA - Warga yang positif terpapar Virus Corona atau Covid-19 di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) masih berjumlah tiga orang.

Ketiga warga tersebut diketahui merupakan satu keluarga terdiri dari suami, istri dan seorang anaknya.

"Iya (mereka satu keluarga)," kata juru bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Muratara, Susyanto Tunut dihubungi Tribunsumsel.com, Selasa (11/8/2020) malam.

Susyanto menyebutkan, ketiganya melakukan isolasi mandiri di rumahnya di Kelurahan Muara Rupit, Kecamatan Rupit.

Ketiganya adalah laki-laki berusia 51 tahun (suami), perempuan berusia 49 tahun (istri), dan perempuan berusia 14 tahun (anak).

Susyanto mengatakan, ketiganya melakukan isolasi mandiri karena rumah sehat tempat karantina warga positif Covid-19 sudah ditutup.

Sebelumnya Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Muratara memiliki dua rumah sehat.

Rumah sehat di gedung SMP Negeri Terusan di Kecamatan Karang Jaya Muratara dan rumah sehat Hotel 929 di Kota Lubuklinggau.

"Dua rumah sehat itu sudah kita tutup karena sebelum ada tiga warga positif ini Muratara sudah zero kasus Corona," kata Susyanto.

Ia berharap keluarga yang positif Corona tersebut disiplin mengikuti isolasi mandiri untuk memutus mata rantai penyebaran Virus Corona.

"Kita sama-sama berdoa semoga pasien yang positif ini segera sembuh," kata Susyanto.

Satgas Covid-19 Muratara mencatat, total keseluruhan sudah 28 orang yang positif Covid-19 di Kabupaten Muratara.

Dari 28 orang itu, 22 orang sudah dinyatakan sembuh, 3 orang meninggal, dan 3 orang dalam proses penyembuhan.

Dalam berbagai kesempatan, Satgas Covid-19 menegaskan, orang yang positif Covid-19 tak perlu dibenci atau dikucilkan, apalagi sampai dihina.

Namun warga diimbau tetap menjaga jarak dengan siapapun dan menjauhi kerumunan karena Corona bisa berada pada tubuh seseorang tanpa gejala.

Warga juga diminta agar mematuhi arahan pemerintah tentang protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Seperti menjaga jarak, cuci tangan dengan sabun, pakai masker bila keluar rumah, serta menerapkan prilaku hidup bersih dan sehat.

"Mari kita berdoa kepada Allah, semoga wabah ini segera berakhir dan kehidupan kita kembali normal," ajak Susyanto.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved