Breaking News:

Pilkada Serentak di Sumsel 2020

Dukungan Beralih dari Petahana ke Kader di Pilkada PALI, Ini Kata Wakil Ketua DPW PAN Sumsel

Disinggung soal tidak ada konsistennya dukungan PAN di Pilkada Pali yang berubah itu, staff khusus Gubernur Sumsel ini enggan mengomentarinya, dan yan

Penulis: Arief Basuki Rohekan | Editor: Weni Wahyuny
TRIBUNSUMSEL.COM/ARIEF BASUKI ROHEKAN
Wakil Ketua DPW Partai Amanat Nasional (PAN) provinsi Sumsel, Abdul Azis Kamis 

"Saat ini yanf sudah mengusung 7 partai, diantarantabGerindra, PKS, PBB, PPP, PAN, PDIP masih nunggu DPP dan Golkar Insyallah nunggu dalam waktu dekat. Yang diharapkan Demokrat dan Hanura memberikan rekomendasi kepada kami juga," tuturnya.

Heri sendiri mengaku optimis jika rekomendasi PAN tetap kedirinya, sebab dari segi hukum SK dukungan sudah kepada dirinya.

"Soal dukungan PAN kami tidak mau komen, yang pasti rekomendasi sudag kami terima dalam bentuk format 1kwk, tentunya sudah menjadi produk hukum dari PAN, itu juga sudah ditandatangani Ketum dan sekjen PAN. Jadi, yang bisa jawab hanya DPP PAN jika ada perubahan," ungkapnya.

Disinggung peluang dirinya akan melawan kotak kosong nanti, mantan Kepada Dinas PU BM Pemprov Sumsel berseloroh, jika semuanya akan dirangkul.

"Kita tidak memikirkan melawan siapa tetapi bagaimana orang menolong kita, kotak kosong jangan dilawan tapi dikawani. Kita tidak mau cari musuh tapi na bekawan galo," pungkasnya.

Sebelumnya, Relawan Heri Amalindo Dua Periode (HA2P), meminta Partai Amanat Nasional (PAN), agar konsisten terhadap rekomendasi dukungan di Pilkada PALI 2020, yang sebelumnya diberikan kepada Heri Amalindo- Soemarjono.

Menurut Ketua tim Relawan Heri Amalindo Dua Periode (HA2P), Edi Suprianto, DPP PAN sejatinya telah mengeluarkan Surat Keputusan (SK) Dewan Pimpinan Pusat Partai Amanat Nasional Nomor: PAN/A/Kota/Kau-SJ/022/III/2020, yang dikeluarkan per tanggal 31 Maret 2020 tersebut dan ditandatangani langsung Ketua Umum, Zulkifli Hasan, dan Sekjen PAN, Eddy Soeparno.

“Dimana DPP PAN memberikan persetujuan kepada balon Bupati dan Wakil Bupati Pali, Heri Amalindo- Soemarjono, dalam bentuk SK model B.1-KWK," terang Edi.

Dijelaskan mantan anggota DPRD Muara Enim ini, isu yang terjadi di publik masyarakat PALI perihal SK PAN mendukung ke salah satu palson lain, diluar nama yang telah keluar itu, Edi berujar sah-sah saja. Namun, pihaknya tetap berpatokan pada SK per 31 Maret 2020.

Apalagi dalam SK disebutkan, telah berdasarkan undang-undang dan mekanisme internal Partai PAN, hingga akhirnya partai PAN tersebut, memberikan persetujuan kepada Paslon Heri-Soemarjono di Pilkada Pali 2020.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved