Pilkada Serentak 2020

Syarat Dukungan Kurang, Bawaslu Sumsel Ingatkan Bapaslon Perseorangan Jangan Ambil Jalur Pintas

Modus- modus selama ini, tak menutup kemungkinan ada kongkalikong, antara tim bapaslon dengan petugas verifikasi di lapangan

Penulis: Arief Basuki Rohekan | Editor: Wawan Perdana
TRIBUNSUMSEL.COM/ARIEF BASUKI ROHEKAN
Komisioner Bawaslu Sumsel A Junaidi 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) provinsi Sumsel mengingatkan bakal calon peserta Pilkada 2020, yang melalui jalur perseorangan atau independent, yang dukungannya belum memenuhi syarat, untuk tidak melakukan jalur- jalur pintas.

Hal ini diungkapkan komisioner Bawaslu Sumsel A Junaidi, terkait massa perbaikan jumlah dukungan bakal pasangan calon (Bapaslon) jalur perseorangan tahap I, pada 25-27 Juli 2020.

"Bawaslu dan jajaran dibawah telah melakukan pengawasan maksimal, dimana pada verifikasi faktual pertama ini yang masih ditemukan tidak memenuhi syarat (TMS), merupakan bukti pengawasan Bawaslu telah semaksimal mungkin, untuk menjaga hak pilih dan dukungan masyarakat terhadap Bapaslon perseorangan," kata Junaidi, Rabu (22/7/2020).

Menurut Junaidi, modus- modus selama ini, tak menutup kemungkinan ada kongkalikong, antara tim bapaslon dengan petugas verifikasi dilapangan ataupun penyelenggara pemilu, agar hasil verifikasi faktual dukungan masyarakat itu memenuhi syarat.

"Biasanyakan perbaikan dukungan sangat sempit, dan mereka mengumpulkan dukungan sangat banyak. Biasanya para Paslon melaui tim penghubung atau Laison Office (LO) banyak melakukan pendekatan ke penyelenggara untuk mudahkan verifikasi faktual agar dukungan itu dapat kategori memenuhi syarat (MS)."

"Kalau terjadi, akan jadi sanksi berat bagi penyelenggara dan bisa masuk kategori pidana. Maka kita berharap bagi penyelenggara, bertugas sebaik- baiknya jangan sampai melakukan yang tidak seharusnya dilakukan," tegasnya.

Dijelaskan Junaidi, dari 7 Kabupaten se Sumsel yang menggelar Pilkada serentak 2020, terdapat 3 Kabupaten yang memungkinkan jalur perseorangan maju di Pilkada nanti.

Dimana, OKU Timur bapaslon Ruslan- Herly sudah dinyatakan memenuhi syarat dan bisa mendaftar di KPU setempat pada September mendatang.

Sementara dua Kabupaten lainnya yaitu, Musi Rawas (Mura) bapaslon Akmaludin-Triono dan Musi Rawas Utara (Muratara) atas nama Akisropi- Baikuni, masih perlu perbaikan dukungan dengan waktu singkat.

"Tugas pengawasan, memastikan apakah dukungan yang belum diserahkan pertama, dan ada diperbaikan. Kalau ditemukan terulang maka dianggap tidak memenuhi syarat," capnya.

Kedua, jajaran Bawaslu harus memastikan apakah PPS yang melakukan verifikasi faktual benar- nenar melakukan verifikasi, mendatangi mencocokan KTP, maupun mencocokkan form dukungan.

Kalau tidak cocok, maka jajaran Bawaslu akan memberikan rekomendasi perbaikan ke KPU.

"Karena waktu singkat dalam bekerja, kita berharap KPU dan jajaran bekerja se efektif mungkin, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan," ungkapnya.

Sementara ketua KPU Sumsel Kelly Mariana belum bisa memastikan, untuk bapaslon jalur perseorangan yang ada di Kabupaten Mura dan Muratara masih melengkapi perbaikan.

"Laporan dari KPU Kabupaten, dari tiga bapaslon jalur perseorangan yang ada, baru di OKU Timur yang dinyatakan memenuhi syarat dukungan, sedangkan duanya masih ada waktu perbaikan," tuturnya.

Dilanjutkan Kelly, untuk massa perbaikan dukungan itu, bapaslon yang ada harus memenuhi jumlah kekurangan yang ada dari syarat minimal dukungan yang telah ditetapkan sesuai PKPU yang ada.

Ada dua kali massa perbaikan dukungan diberikan, dan setiap perbaikan jumlah dukungan akan dikenakan "pinalti", dengan mengkali dua jumlah kekurangan dukungan.

"Dukungan perbaikan itu tetap akan dilakukan verifikasi faktual semuanya, oleh jajaran dibawah. Saya yakin teman- teman dibawag sudah bekerja maksimal ini terlihat dari selama ini, ini juga akan terlihat didata siloan yang otomatis ditolak jika ada dukungan yang sama atau tidak sesuai, dan nantinya diputuskan apakah memenuhi syarat atau tidak memenuhi syarat," tandasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved