Berita Palembang
Motor Warga Tegal Binganun Dibawa Lari oleh Calon Pembeli, Alasan ke ATM jadi Modus
Lanjut korban mengatakan, setelah tiba di TKP saat itu pelaku ingin meminjam motornya dengan alasan mengecek kendaraan tersebut sekaligus mengambil ua
Penulis: Pahmi Ramadan | Editor: Weni Wahyuny
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Niat ingin mendapatkan uang dengan menjual motor miliknya, Zulkipli (36), warga Jalan Tegal Binangun, Lorong Rambutan, Kecamatan Plaju malah menjadi korban penggelapan.
Akibatnya korban kehilangan satu unit sepeda motor Honda Scoopy warna hitam BG 3906 ACF dengan total kerugian sekira Rp 14,5 juta.
Kepada petugas piket Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang, korban menuturkan saat itu ia tiba-tiba mendapatkan telepon dari pelaku yang mengaku bernama Mawardi.
• BREAKING NEWS, Warga Prabumulih Tenggelam di Danau Neputus Muara Enim, Jatuh saat Selfie dengan Ikan

"Saya tiba-tiba ditelpon pelaku, saat itu pelaku ingin membeli motor saya. Karena saya kebetulan ingin menjual motor, lantas saya iyakan dan bertemu dengan pelaku di Jalan Al-Hidayan Kelurahan Silaberanti, Kecamatan Jakabaring Palembang, Senin (20/7/2020) pukul 10.00 WIB," ujarnya kepada petugas, Senin (20/7/2020).
Lanjut korban mengatakan, setelah tiba di TKP saat itu pelaku ingin meminjam motornya dengan alasan mengecek kendaraan tersebut sekaligus mengambil uang di ATM.
"Karena saya sudah sepakat dengan harga yang kami tentukan tadi, lantas saya memberikan kunci motor saya dengan pelaku untuk mengambil uang sekaligus mengecek motor saya. Namun setelah saya tunggu pelaku tidak kunjung datang," ungkapnya kepada petugas.
Korban tidak mengetahui pelaku mendapatkan nomornya dari mana.
• Sedang Mancing, Seorang Gadis di Ogan Ilir Dicabuli Pria 60 Tahun di Semak-semak
• Pamit Mancing dan Tak Pulang-pulang, Dedi Santoso Warga Sekayu Ditemukan Meninggal di Sawah
Tidak terima menjadi korban korban penggelapan yang mengakibatkan satu unit sepeda motor hilang lantas korban mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang untuk membuat laporan polisi.
Sementara itu, Kasat Reserse Kriminal (Reskrim) Polrestabes Palembang, AKBP Nuryono melalui Kepala SPKT Polrestabes Palembang, AKP Heri membenarkan adanya laporan Penggelapan satu unit sepeda motor yang dialamo korban.
"Laporan korban sudah diterima anggota piket kita, selanjutnya laporan korban akan ditindaklanjuti oleh unit Reskrim Polrestabes Palembang," tutupnya.