Diteriaki Korbannya, Bandit Pecah Kaca Panik Hingga Uang 2 Gepok Terjatuh ke Aspal

Pelaku membobol sebuah mobil Honda Odyssey BK 1415 AB milik Zahra, warga Blang Pulo, Kota Lhokseumawe

Editor: Wawan Perdana
Tribunsumsel.com/Khoiril
Ilustrasi bandit pecah kaca 

TRIBUNSUMSEL.COM, LHOKSEUMAWE-Bandit pecah kaca di Lhokseumawe, Aceh, panik saat diteriaki oleh korbannya, Senin (20/7/2020).

Aksi pecah kaca ini terjadi siang bolong di depan kafe cepat saji, Kota Lhokseumawe.

Pelaku membobol sebuah mobil Honda Odyssey BK 1415 AB milik Zahra, warga Blang Pulo, Kota Lhokseumawe.

Pelaku membobol kaca mobil lalu mengambil uang Rp 21 juta.

Dua gepok uang jatuh karena diteriaki pemiliknya.

“Kami ambil uang dari Bank Mandiri Rp 40 juta. Mampir mau membeli makanan di restoran cepat saji. Setelah masuk ke restoran, saya teringat di mobil ada uang. Saya keluar mau ambil uang itu, di situlah saya lihat pria memecahkan kaca mobil. Lalu saya teriak,” kata korban, Zahra kepada wartawan di lokasi kejadian.

Mendengar teriakan Zahra, pelaku panik, sehingga uang dua gepok jatuh ke aspal.

Pelaku lalu kabur dengan menggunakan sepeda motor.

Masyarakat pun beramai-ramai mendatangi lokasi kejadian.

“Pelakunya dua laki-laki. Naik motor. Sempat dikejar warga namun dia kencang sekali bawa motor,” katanya.

Sementara itu, Kapolsek Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Iptu Irwansyah mengatakan, polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara.

Korban, sambung Kapolsek, telah membuat laporan tertulis di Mapolsek Banda Sakti.

“Uang yang jatuh itu dua gepok, totalnya Rp 19 juta. Berarti yang berhasil dibawa pelaku Rp 21 juta. Karena korban menarik uang Rp 40 juta dari Bank Mandiri. Kasus ini terus kita dalami, semoga pelakunya segera tertangkap,” pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Perampok Jatuhkan Uang Dua Gepok karena Diteriaki Korban"

Sumber: Kompas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved