Breaking News:

Update Virus Corona

Kecuali PDP, Sekarang Cukup Sekali Swab Test untuk Mengetahui Positif atau Negatif Covid-19

Terawan menyebut seorang pasien tidak perlu mendapatkan dua kali hasil negatif untuk bisa dikatakan sembuh dari COVID-19

KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG
Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto 

Juru bicara gugus tugas Covid-19 Sumsel, Yusri menambahkan swab test satu kali berlaku bagi kasus orang yang melakukan kontak terhadap pasien terkonfirmasi positif.

Usai sekali swab test pada hari ke 14, orang yang melakukan kontak tak menujukkan gejala maka dianggap selesai atau negatif.

Berbeda dengan PDP, Yusri mengaku swab test tetap diwajibkan untuk swab selama dua kali.

Untuk pasien yang dalam perawatan pada umumnya hasil swab pertama dan kedua terkadang berbeda.

"Kalau yang PDP harus dua kali, karena kalau sekali itu belum valid," tegas Yusri.

Ia menjelaskan, pedoman swab test satu kali tersebut dinilai sangat efektif.

Sebab aturan tersebut merupakan kebijakan dari organisasi kesehatan dunia atau WHO yang telah melakukan pengamatan kasus-kasus Covid-19 di berbagai belahan dunia.

Untuk di Sumsel kebijakan swab satu kali diakui Yusri baru akan dilakukan sosialisasi melalui webinar bersama pihak terkait pada 21 Juli mendatang.

"Tentunya pedoman baru ini harus diikuti, karena ini arahan pemerintah pusat dan hasil penelitian WHO. Sekarang Sumsel masih dalam tahap sosialisasi," ujar Yusri. (SP/ Odi Aria)

Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved