Berita OKI

Penjual Hewan Kurban di OKI Kurangi Stok Ditengah Pandemi Corona

Idul Adha atau hari raya kurban diprediksi jatuh pada Jumat 31 Juli 2020 Sejumlah penjual hewan kurban juga sudah menggelar lapaknya.

Penulis: Winando Davinchi | Editor: Siemen Martin
Tribunsumsel
Jahri pedagang hewan kurban yang beralamat di Kelurahan Kotaraya, Kecamatan Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan. 

TRIBUNSUMSEL, KAYUAGUNG - Idul Adha atau hari raya kurban diprediksi jatuh pada Jumat 31 Juli 2020

Sejumlah penjual hewan kurban juga sudah menggelar lapaknya.

Jahri pedagang hewan kurban di Kayuagung telah menyiapkan puluhan kambing dan sapi yang akan dijual menjelang hari raya kurban tahun ini.

"Untuk lebaran Idul Adha tahun ini kami akan menyetok sebanyak 60 ekor Kambing dan 50 ekor sapi dengan berbagai jenis serta ukuran," ucap pedagang yang telah berjualan sejak tahun 1986 tersebut, Minggu (12/7/2020) sore.

Dijelaskannya, stok tahun ini jauh lebih sedikit dari tahun sebelumnya, akibat pandemi Covid-19 yang dampaknya jumlah pembeli menurun jauh.

"Walaupun stok itu jauh mengalami penurunan, tahun kemaren kita siapkan 120 ekor kambing dan sekitar 60 ekor sapi dan habis.

Tetapi tahun ini kita tidak berani menyetok banyak karena pemesan juga sedikit," jelasnya seraya menyebutkan omzet penjualan sangat menurun akibat Covid-19.

Masih kata Jahri, meskip hari raya Idul Adha masih cukup lama, namun pembeli sudah mulai berdatangan dan melakukan pemesanan.

"Ya kalau tahun lalu di minggu pertama seperti ini sekitar 20 ekor sapi sudah dipesan, dan hampir 50 ekor kambing,"

"Akan tetapi keadaan sekarang, sapi yang tersedia di kandang sebanyak 35 ekor ini baru 7 ekor sapi yang dipesan, salah satu sapi yang sudah laku terjual jenis Brahma dengan berat sekitar 400 kilo yang terjual di angka harga Rp 35 juta," ungkapnya sapi didatangkan langsung dari Provinsi Lampung.

Diharapakannya, jumlah pembeli semakin meningkat menjelang minggu kedua dan ketiga.

Pelanggan semakin berdatangan memesan hewan kurban miliknya.

"Kalau biasanya itu ramenya pemesan mulai dari H-15 sampai H-10, semoga saja di minggu kedua ini pelanggan makin ramai datang

Pelanggan disini juga bukan hanya dari kota Kayuagung, bahkan dari Kecamatan Pedamaran, Tanjung Lubuk, hingga Sirah Pulau Padang," tuturnya.

Sedangkan untuk rincian harga disesuaikan dengan jenis dan ukuran dari masing - masing hewan tersebut.

"Kalau buat kambing jenis kacang variasi harga mulai Rp. 2,5 juta sampai Rp. 3 juta, jika jenis etawa biasa dijual mulai Rp. 3 juta hingga Rp. 4 juta tetapi jika bobot lebih dari 100 kilo harga bisa mencapai Rp. 6 juta

Sedangkan sapi jenis Peranakan Ongole (sapi PO) dari kisaran harga Rp. 20 juta hingga Rp. 30 juta, kalau untuk jenis sapi Bali maupun Brahma dijual per ekor diatas Rp 40 juta dengan berat lebih dari 350 kilogram," tutupnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved