Beton sampai Melepuh Berubah Warna, Novel Baswedan Tunjukkan Bukti Mukanya Kena Air Keras Bukan Aki
Secara medis sudah jelas bahwa cairan yang kena wajahnya pada 11 April 2017 silam adalah air keras hingga menyebabkan luka bakar.
TRIBUNSUMSEL.COM - Membantah bahwa cairan yang disiramkan ke mukanya adalah air aki, Penyidik Senior Komisioner Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan.
Novel Baswedan hadir dengan membawa sejumlah bukti bahwa itu bukan air aki di Mata Najwa pada Rabu (16/6/2020).
Novel Baswedan mengatakan bahwa jika terdakwa menyebut itu air aki seharusnya dengan sejumlah bukti-bukti.

"Begini untuk menyebut bahwa itu air aki tentunya itu harus pakai kaidah ilmu."
"Tentu jika dikatakan bahwa apa itu air keras? Banyak yang bisa jadi indikasi, tadi dari rekam medik tetunya itu tergambar air keras, karena ada luka bakar di muka ," ujar Novel.
Lalu Novel menunjukkan sebuah gambar beton yang terkena air keras hingga membuat beton itu berubah warna
"Yang kedua ketika pelaku menuangkan air keras dari botol ke gelas itu sebagian tumpah ke lantai, ke jalan. Ini seperti saya gambarkan."
"Ini jelas sekali bekasnya bahwa ada bercak betonnya itu seperti melepuh berubah warna," ungkap Novel sambil menjukkan foto tersebut.
Selain itu, Novel menerangkan bahwa warga di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP) tahu bagaimana beton itu berubah warna.
"Ini tergambar bahwa tidak mungkin air aki jatuh ke beton itu bisa betonnya berubah warna, bahkan bisa setahun lebih."
"Dan warga sekitar rata-rata tahu cerita ini. Artinya bukan satu dua orang yang tahu, semua di sana tahu ditanya cerita ini," jelasnya.
Novel juga menantang jika air aki tersiram ke beton, maka beton itu tak akan berubah warnanya.

"Artinya kalau digambarkan secara scientific coba saja dites air aki dituangkan ke beton, berubah enggak betonnya warnanya."
"Yang berikutnya adalah ketika selesai penyiraman gelas jatuh tidak dalam tertungkup tapi agak miring sehingga sisa air kerasnya masih ada di sana," ujarnya.
Pria 42 tahun ini juga menceritakan bahwa orang yang sempat mengamankan gelas untuk menyiram air keras ke mukanya itu bersaksi bahwa cairan sangat menyengat.