PSBB Prabumulih
PSBB Prabumulih Berakhir Hari Ini, Mulai Kamis Diterapkan New Normal
Walikota Prabumulih mengatakan, alasan sebanyak 10 anggota Forkopimda agar PSBB tidak dilanjutkan yakni jumlah pasien positif tidak signifikan
Penulis: Edison | Editor: Wawan Perdana
TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH-Wali Kota Prabumulih Ridho Yahya menegaskan, berdasarkan hasil rapat bersama seluruh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Prabumulih memutuskan pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala (PSBB) berakhir hari ini, Selasa (9/6/2020).
Kemudian akan dilanjutkan ke new normal.
"Hasil rapat bersama seluruh anggota Forkopimda jika PSBB di kota Prabumulih tidak akan dilanjut atau berakhir, Prabumulih akan melakukan new normal atau menurut saya new life," ungkap Ridho dalam press realise didampingi Kepala Dinas Kesehatan, dr Happy Tedjo dan Koordinator PSBB, Drs Mulyadi Musa MSi, Selasa (9/6/2020).
Walikota Prabumulih mengatakan, alasan sebanyak 10 anggota Forkopimda agar PSBB tidak dilanjutkan yakni jumlah pasien positif tidak signifikan dan pasien sembuh meningkat.
"Selain itu tidak ada lagi penambahan cluster baru, sehingga dari 10 forkopimda yang hadiri sepakat melaksanakan new life," katanya.
• Progres Pembangunan Museum Batubara PT Bukit Asam Capai 90 Persen
Pelaksanaan new life sendiri menurut Ridho merupakan penggabungan dari PSBB dimana harus tetap menerapkan protokol kesehatan memakai masker, cuci tangan, jaga jarak dan lainnya.
"Pengumuman ini sangat ditunggu karena tempat usaha mulai dari rumah makan, mall, masjid dan lainnya akan menerapkan namun harus tetap melakukan protokol kesehatan."
"Makanya semua dari beberapa waktu lalu kita undang agar tempat usaha, masjid, sekolah serta lainnya melengkapi protokol kesehatan baik jarak, sarana cuci tangan maupun lainnya," beber walikota dua periode itu.
Lebih lanjut suami Hj Suryanti Ngesti Rahayu itu membeberkan, setelah berakhir pada Selasa (9/6/2020) maka pada Rabu (10/6/2020) pihaknya memerintahkan seluruh masyarakat dan seluruh pemilik usaha maupun pemerintah agar melakukan penyemprotan disinfektan.
"Penyemprotan ini harus dilakukan serentak, ini penyemprotan ke enam kalinya. Setelah penyemprotan maka pada Kamis (11/6/2020) kita memulai pelaksanaan new life," tegasnya.