Breaking News:

Tips Cegah Penularan Covid-19 pada Anak dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Wilayah Sumsel

Menurutnya hal ini sudah bisa menjadi sanggahan terhadap stigma di sebagian masyarakat yang menganggap bahwa anak-anak cenderung lebih 'kebal' terhada

Penulis: Shinta Dwi Anggraini | Editor: Weni Wahyuny
Thinkstockphotos
Ilustrasi anak 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Di Sumatera Selatan hingga 31 Mei 2020, gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 mencatat sebanyak 105 anak positif terjangkit corona.

Data ini menyumbang 10,69 persen dari jumlah keseluruhan kasus positif corona di Sumsel.

Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) wilayah Sumsel, dr Silvia Triratna SpAK mengatakan, siapapun baik itu orang dewasa maupun anak-anak, memiliki risiko yang sama terhadap penularan kuman maupun virus, termasuk corona.

Menurutnya hal ini sudah bisa menjadi sanggahan terhadap stigma di sebagian masyarakat yang menganggap bahwa anak-anak cenderung lebih 'kebal' terhadap penyebaran virus dikarenakan imunitasnya yang dinilai masih bagus.

Punya Anak Sulit Pakai Masker Saat Pandemi, Ini Tips Ampuh Dari Psikolog Anak

"Bahkan anak-anak itu sebenarnya daya tahan tubuhnya itu kurang, terutama bagi mereka yang berusia dibawah 5 tahun. Mereka itu cukup berisiko. Kita belum bisa tahu apa penyebab pastinya. Tapi ternyata kenyataannya seperti itu," Jumat (5/6/2020).

Lebih lanjut dikatakan, ada berbagai faktor yang menjadi penyumbang penularan Covid-19 pada anak.

Diantaranya dari kontak langsung dengan orang dewasa yang ternyata sudah lebih dulu terjangkit covid-19.

Untuk itu ia mengimbau para orang tua agar lebih waspada terkait hal tersebut.

Terutama bagi orang tua yang baru memiliki bayi.

Ia menyarankan agar bayi baru lahir khususnya, agar tidak dulu dijenguk oleh orang lain guna meminimalisir adanya kontak langsung.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved