Berita Palembang

Beli Kasur di Facebook, PNS di Palembang Kena Tipu : Saya Bingung Bagaimana Ganti Uang Arisan

Kejadian bermula saat korban ingin membeli kasur untuk diberikan kepada pemenang arisan.

TRIBUNSUMSEL.COM/PAHMI RAMADAN
korban penipuan membuat laporan polisi di SPKT Polrestabes Palembang, Kamis (4/6/2020). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - M (48), Pegawai Negari Sipil (PNS) di salah satu SD kota Palembang menjadi korban penipuan barang di media sosial dengan total kerugian mencapai Rp. 4.720.000, Minggu (31/5/2020) pukul 12.32 WIB.

Kejadian bermula saat korban ingin membeli kasur untuk diberikan kepada pemenang arisan.

"Saat itu saya mencari kasur di berbagai media sosial, namun setelah saya melihat akun facebook pelaku yang bernama galeri kasur inoac foam, kemudian saya tertarik karena akun tersebut menjual harga satuan murah, beli dua gratis satu saat itu juga saya langsung bertukaran nomor WhatsApp kepada pelaku," ujar M, warga Jalan SMB II, Kecamatan Sukarami kota Palembang, Kamis (4/6/2020).

Setelah itu korban mentransfer sejumlah uang kepada pelaku melalui Bank Mandiri Syariah dengan nomor rekening 0844623935 atas nama Ahmad dan memesan sebanyak enam buah kasur.

Heboh Ditemukan Alat Kontrasepsi Bekas di Pasar Dempo Permai Pagaralam, Diduga jadi Tempat Mesum

Truk Tangki Hino Bawa Minyak Terguling di Pinggir Jalan di Muratara, Warga Takut Meledak

"Setelah saya mengirim uang kepada pelaku saya langsung meminta nomor resi pengirim barang kepada pelaku. Namun pelaku kembali meminta sejumlah uang kepada saya dengan alasan bahwa saya belum ada kartu member, saya lupa waktu itu saya kirim berapa lagi yang jelas total kerugian saya seluruhnya mencapai Rp. 4.720.000," katanya.

Kemudian korban dijanjikan pelaku barang paling lama dikirmkan tiga hari.

"Saya sudah menunggu sampai tiga hari namun barang yang saya pesan tidak kunjung datang dan saya sudah mencoba menghubungi WhatsApp dan Facebook pelaku namun tidak bisa lagi karena saya sudah diblokir, karena tidak ada kepastian lantas hari ini saya memutuskan untuk melaporkan pelaku ke SPKT Polrestabes Palembang," ungkapnya.

Ditodong di Jembatan Ampera, Teguh Berhasil Lari dan Pulang Ngadu ke Kakak, Pria Warga OKI Dihajar

Korban berharap pelaku tertangkap.

"Saya bingung bagaimana mengganti uang arisan yang telah diambil pelaku, dan saya berharap pelaku tertangkap dan bertanggungjawab atas apa yang diperbuatnya," tutupnya.

Sementara itu, Kasat Reserse Kriminal (Reskrim) Polrestabes Palembang, AKBP Nuryono melalui Kepala SPKT Polrestabes Palembang, AKP Heri membenarkan laporan penipuan yang dialami korban.

Laporan sudah kita terima, selanjutnya laporan korban akan ditindaklanjuti oleh unit Reskrim Polrestabes Palembang," tutupnya.

Penulis: Pahmi Ramadan
Editor: Weni Wahyuny
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved