Sekolah New Normal

New Normal di Sekolah Lubuklinggau, Setiap Kelas Dibatasi 20 Orang

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Lubuklinggau mengaku sudah melakukan rapat persiapan penerapan New Normal di sekolah.

tribunsumsel.com/khoiril
Ilustrasi Sekolah : Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Lubuklinggau mengaku sudah melakukan rapat persiapan penerapan New Normal di sekolah. 

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU-Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau mulai menerapkan new normal 1 Juni besok.

Pemkot Lubuklinggau akan membuka sekolah.

Kebijakan membuka sekolah ini mendapat penolakan dari sejumlah ibu-ibu.

Suara-suara penolakan muncul dari rasa khawatir para ibu-ibu di kota ini beberapa waktu lalu.

Mereka belum mau mengizinkan anak-anaknya kembali ke sekolah karena takut akan terpapar Covid-19 mengingat status kota ini sebagai zona merah.

Menanggapi hal tersebut, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Lubuklinggau mengaku sudah melakukan rapat persiapan penerapan New Normal di sekolah.

Aturan Sekolah New Normal di Palembang, Siswa Masuk Bergantian Sesuai Ganjil Genap No Absen

Masing-masing sekolah sudah diminta untuk menyiapkan berbagai hal penerapan protokol tersebut.

"Kita sudah minta sekolah harus menyiapkan Thermogun, tempat cuci tangan, handsanitizer dan lainnya. Untuk dana bisa menggunakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS),” kata Kepala Disdikbud Kota Lubuklinggau, Tamri pada wartawan, Minggu (31/5/2020).

Ia menyampaikan kedepan masing-masing siswa akan dibatasi per kelas hanya 20 orang dan akan menggunakan sistem shift.

Dalam artian tidak semua pelajar masuk sekolah.

Sebagian belajar di rumah dengan mengerjakan tugas, dan bergantian belajar di kelas sesuai jadwal.

Harnojoyo : Saat New Normal Masyarakat Bebas Beraktvfitas dengan Protokol Kesehatan Maksimal

Selanjutnya di sekolah juga diatur, waktu masuk dan keluar kelas tidak sama.

Kemudian untuk pembagian rapot SD dan SMP yang akan dilaksanakan pada 20 Juni 2020 mendatang, pembagiannya akan diatur sedemikian rupa, agar tidak ada kerumuman.

"Masuk kembali sekolah pada 13 Juli 2020 mendatang. Namun sementara kita masih menunggu keputusan dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan untuk teknis lebih lanjut," tambahnya.

Penulis: Eko Hepronis
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved