Corona di Palembang

Masih Ada 2.011 Sampel Antre Diperiksa, Ini Pesan Jubir Gugus Tugas Covid-19 Sumsel Saat Lebaran

Untuk sampel yang masih dalam proses sebanyak 2.011," kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di Sumsel Yusri, SKM. MKM, Sabtu (23/5/2020).

AFP/STR
Seorang paramedis Laboratorium memegang sampel virus di laboratorium Hengyang, Provinsi Henan, China, Rabu (19/02/2020). Data terakhir tercatat korban tewas akibat epidemi virus coronavirus COVID-19 melonjak menjadi 2.112 dan pada Kamis (20/02/2020) ada 108 orang lagi meninggal di Provinsi Hubei, Kota pusat penyebaran yang paling parah dari wabah Corona tersebut. (STR/AFP)/China OUT 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Kasus konfirmasi positif Covid-19 di Sumatera Selatan (Sumsel) terus bertambah setiap harinya.

Bahkan sampel yang kini masih dalam proses pemeriksaan pun masih banyak, jumlahnya mencapai ribuan sampel.

"Total sampel yang diperiksa saat ini sebanyak 3.106 terdiri dari OTG sebanyak 2.423, PDP sebanyak 561 dan ODP sebanyak 122 sampel.

Untuk sampel yang masih dalam proses sebanyak 2.011," kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di Sumsel Yusri, SKM. MKM, Sabtu (23/5/2020).

Lebih lanjut ia mengatakan, untuk sampel yang  positif 725 dan yang negatif 379 sampel. Lalu yang masih dalam proses 2.011.

Masih banyaknya sampel yang tertunda ini dikarenakan antara spesimen atau sampel yang masuk dan keluar itu sudah tidak seimbang. 

"Misal yang masuk sehari 500 yang mencakup lima provinsi, sementara yang selesai misal 400  maka dengan begitu setiap hari akan ada 100 sampel yang tertunda," bebernya.

Dan itu menurutnya, akan menjadi hutang yang harus diselesaikan, sehingga kapasitasnya juga harus ditingkatkan. Kalau tidak sampel yang tertunda akan menjadi besar terus setiap hari.

"Terkait lebaran, kalau masyarakat tidak mematuhi protokol kesehatan atau bahkan malah masyarakat berkunjung layaknya Lebaran biasa maka kami yakin kasus ini akan bertambah terus," ungkapnya. 

Namun menurutnya, masyarakat harus mematuhi protokol kesehatan seperti pakai masker, jaga jarak dan saat lebaran tidak berjabat tangan maka masih bisa stabil.

Penulis: Linda Trisnawati
Editor: Yohanes Tri Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved