Warga Palembang Disekap

Warga Palembang Disekap, Penyekapan Diduga Ada Kaitan Dengan Narkoba, Begini Kronologinya

Warga Palembang Disekap, Penyekapan Diduga Ada Kaitan Dengan Narkoba, Begini Kronologinya

Tribunsumsel
Korban Beni saat dimintai keterangan terkait penyekapan yang dialaminya, Jumat (22/5/2020). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Korban Meita yang melaporkan bila suaminya telah disekap langsung dilakukan tindak lanjut.

Dua dari empat pelaku penyekapan yakni RA (48) dan AB (37) yang merupakan warga Jalan Perintis Kemerdekaan Kecamatan IT II Palembang ditangkap.

Menurut Direktur Reskrimum Polda Sumsel Kombes Pol Hisar Siallagan didampingi Kasubdit 3 Jatanras Kompol Suryadi menuturkan, adanya laporan penyekapan yang dialami Beni, langsung dilakukan penangkapan terhadap pelaku.

AKBP Sonny Triyanto Ikut Bantu Gali Makam Pasien Corona di TPU Gandus Hill : Ini Maklumat Kapolri

"Dua dari pelaku diamankan di rumah mereka tanpa perlawanan. Penangkapan keduanya, setelah istri korban melapor kepada kami bila suaminya telah disekap dan diminta tebusan," ujar Hisar.

Menurut Hisar, korban bisa sampai disekap saat korban diminta Wahyu yang telah diamankan terlebih dahulu untuk membeli narkoba jenis ekstasi.

"Keluarga Wahyu ini tidak senang, karena korban dianggap menjebak anak mereka. Sehingga mereka menyandera korban dan meminta ganti rugi kepada korban," jelas Hisar.

Penyekapan yang dilakukan pelaku terhadap korban ini, agar istri korban bisa memberikan uang untuk biaya agar bisa membawakan Wahyu yang ditangkap karena membawa narkoba jenis pil ekstasi.

Diketahui dua pelaku yang merupakan otak penyekapan masih DPO dan dalam pengejaran Jatanras Polda Sumsel.

"Kedua tersangka yang dikenakan pasal 333 dengan ancaman pidana 8 tahun penjara," ujar hisar.

Penulis: M. Ardiansyah
Editor: Siemen Martin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved