Corona di Lubuklinggau

Setelah Barak Eks Kompi, Pemkot Lubuklinggau Siapkan Bandiklat Jadi Tempat Isolasi

Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau pun kembali mempersiapkan Bandiklat sebagai tempat isolasi sebagai kemungkinan terburuk

Tribun Sumsel/ Eko Hepronis
Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GGTP) Covid-19 Kota Lubuklinggau, SN Prana Putra Sohe saat menyampaikan paparan beberapa waktu lalu. 

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU-Saat ini jumlah warga terpapar Covid-19 di Kota Lubuklinggau mencapai 49 orang.

Penyebaran Covid-19 di kota ini didominasi kasus transmisi lokal.

Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau pun kembali mempersiapkan Bandiklat sebagai tempat isolasi sebagai kemungkinan terburuk meluasnya warga yang terpapar Covid-19.

Sebelumnya pemerintah bersama Kodim 0406 telah mempersiapkan tiga barak tempat isolasi kasus Covid-19, di eks Kompi, Taba Pingin, saat ini barak tersebut sudah difungsikan.

Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GGTP) Covid-19 Kota Lubuklinggau, SN Prana Putra Sohe mengatakan, penyiapan Bandiklat ini merupakan bagian dari imbauan dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

Barak Eks Kompi di Lubuklinggau Jadi Tempat Isolasi, Dibuat Senyaman Mungkin

"Pak Mendagri menginstruksikan seluruh kepala daerah yang punya Bandiklat untuk dijadikan tempat isolasi. Maka dari itulah Bandiklat kita siapkan," kata Prana pada wartawan, Kamis (21/5/2020).

Ia menyampaikan, sebelum digunakan saat ini Bandiklat tersebut sedang dalam tahap perbaikan, semua kekurangan-kekurangan dan fasilitas yang belum lengkap akan segera di tambahkan.

"Karena kan selama ini terus dipakai tidak pernah berhenti dengan adanya imbauan ini kita bisa melakukan perehapan. Seluruhnya kita rehab total,"

"Insyallah ada tiga gedung, gedung A kapasitas 22 orang, gedung B kapasitas 23 orang, dan gedung C kapasitas 32 orang. Totalnya mampu menampung 72 orang,"ungkapnya.

Ia juga mengaku telah beberapa kali meninjau pengerjakan rehab Bandiklat tersebut.

Nanan menargetkan pengerjaan rehab itu rampung dikerjakan minggu depan dan bisa digunakan secepatnya.

"Sudah kita tinjau insyaallah minggu depan ini selesai. Rencananya Bandiklat ini nanti akan kita jadikan khusus untuk isolasi pasien yang konfirmasi positif saja," ujarnya.

Ia juga menambahkan, penyiapan rumah-rumah sehat ini, anggap saja sebagai upaya pemerintah untuk melakukan penyehatan masal masyarakat Lubuklinggau.

"Kalian lihat kemaren yang enam orang reaktif, dengan sukarela datang dan memahami, mereka setuju butuh istirahat, sembako sebagian mengaku juga sudah dapat. Yang belum dapat sembako nanti kita antar ke rumah-rumah yang belum dapat," katanya.

Penulis: Eko Hepronis
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved