Kondisi Pasar Indralaya Jelang Hari Raya Idul Fitri di Tengah Pandemi, Bumbu Masak Tetap Diburu
Kenaikan jumlah pembeli pun ia rasakan sampai 80 persen dibandingkan hari-hari biasa.
Laporan Wartawan Sripoku.com, Resha
TRIBUNSUMSEL.COM, INDRALAYA -- Jelang Hari Raya Idul Fitri, suasana Pasar Indralaya makin ramai meski dalam kondisi pandemi corona.
Terpantau di lapangan, Selasa (19/5/2020) ratusan masyarakat nampak berbelanja di pasar tersebut.
Satu diantaranya, Rina (34). Warga Indralaya ini mengaku membeli beberapa bahan untuk persiapan memasak.
Seperti bumbu masak, telur dan lain-lain.
"Kan sebentar lagi hari raya. Walaupun ada imbauan dilarang silaturahmi, setidaknya tetap masak-masak," ujarnya saat dibincangi.
• Oknum Santri di OKUT Gorok Leher Pengasuh Ponpes saat Sedang Salat Tahajud, Motifnya Sakit Hati
• Ilir Timur (IT) II Semakin Banyak Positif Covid-19, Update Corona di Palembang Selasa 19 Mei Pagi
Lonjakan pembeli itu dirasakan oleh Amir, pedagang sembako di Pasar Indralaya.
Ia mengaku adanya lonjakan karena fenomena saban tahun jelang hari raya ini.
"Sudah sejak 2 hari yang lalu ramai seperti ini, ya karena mau lebaran kan," ujarnya.
Kenaikan jumlah pembeli pun ia rasakan sampai 80 persen dibandingkan hari-hari biasa.
Omzet yang ia dapat pun juga naik pada hari jelang Hari Raya Idul Fitri tahun ini.
"Kalau omzet bisa 2 kali lipat," ungkapnya.
• Istrinya Tulis Status Provokatif di Medsos, Anggota TNI AD Ditahan Selama 14 Hari
Namun jika dibandingkan dengan jelang hari raya tahun lalu, jumlah itu justru menurun drastis.
Pasalnya seminggu sebelum hari raya 2019, penjual sembako sepertinya bisa meraup hingga omzet 5 kali lipat.
"Tahun kemarin bisa sampai Rp20 jutaan," tambahnya.
Ia menduga hal itu disebabkan karena adanya wabah Covid-19 ini.
Masyarakat banyak yang tidak merayakan Hari Raya Idul Fitri dengan memasak tidak banyak seperti tahun-tahun biasanya.
"Beda dibandingkan tahun kemarin, jauh. Mungkin karena Covid-19 ini ya, masyarakat jadi tidak belanja sebanyak tahun kemarin," jelasnya. (mg5/sp)