Corona di OKI

RSUD Kayuagung Tetap Layani Pasien, Disemprot Disenfektan 24 Jam dan Kerahkan Dokter Relawan

RSUD Kayuagung hari ini telah dilaksanakan desinfektan secara menyeluruh untuk meyakinkan masyarakat dan memberikan kenyamanan

Tribun Sumsel/ Winando
Iwan Setiawan, juru bicara gugus tugas Covid-19 (kiri) dan Kepala Diskominfo Kabupaten OKI, Alexander Bustomi (kanan). 

TRIBUNSUMSEL, COM, KAYUAGUNG-Kasus positif virus Corona di Kabupaten Ogan Komering Ilir mencapai 30 orang.

Iwan Setiawan, juru bicara gugus tugas Covid-19 menyatakan, hingga saat ini pihaknya belum bisa menyampaikan secara detail mengenai pasien positif, berdasarkan keterangan dari gugus tugas covid 19 provinsi sumsel.

"Sampai siang ini belum diterima data by name address. Kami tetap menunggu notifikasi dari sampel," katanya, Senin (18/5/2020).

Selain itu Iwan menyebutkan bahwa RSUD Kayuagung hari ini telah dilaksanakan desinfektan secara menyeluruh untuk meyakinkan masyarakat dan memberikan kenyamanan bahwa RSUD Kayuagung sudah steril.

"Penyemprotan dilaksanakan di masing-masing ruangan secara bertahap dalam waktu 24 jam dimulai dari IGD dan ruangan lainnya. Tujuan agar ruangan steril kembali," ujarnya.

Disampaikan juga terkait Kegiatan pelayanan pasien di RSUD Kayuagung akan tetap dilayani dengan protokol covid 19.

"Untuk SDM sudah ada 8 dokter aktif yang akan menjadi relawan medis dan Senin ini akan dilakukan orientasi terlebih dahulu di dinas kesehatan kemudian akan langsung ditugaskan di RSUD Kayuagung," jelasnya.

Ditambahkan Iwan bahwa hari ini pihaknya juga akan melakukan penyuluhan dan edukasi kepada masyarakat tentang penyakit corona ini.

"Dinas kesehatan dan seluruh puskesmas di Kabupaten OKI akan melakukan penyuluhan dan edukasi secara serentak kepada masyarakat," ungkapnya.

Karena penyakit Covid-19 belum ada obatnya namun dapat dicegah dengan meningkatkan imunitas tubuh, tetap patuhi protokol dari pemerintah, jaga kesehatan, jaga gizi dengan baik.

"Jaga kebersihan diri, jaga kesehatan. Penularan virus ini dapat melalui kontak langsung percikan air liur dari orang atau benda, makanya gunakan masker disaat keluar rumah," tegas Iwan.

"Sering cuci tangan pakai sabun dan air yang mengalir, jaga jarak saat bicara dengan orang lain, jangan keluar rumah kalau tidak mendesak. Tutup mulut saat batuk. Jangan memegang wajah kalau tangan tidak bersih," pungkasnya.

Untuk gambaran umum perkembangan covid-19 di OKI, jumlah data Pelaku perjalanan wilayah terjangkit sebanyak 10.426 orang, Odp sebanyak 92 orang, masih dalam pemantauan 4 orang dan selesai pemantauan 88 orang sedangkan Pdp berjumlah 3.

Penulis: Winando Davinchi
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved