Berita Muratara

Bupati Muratara Tak Hadir, Mahasiswa Gebrak Meja Minta Transparansi Dana Covid-19

Sejumlah pemuda dan mahasiswa mendatangi kantor Bupati Musi Rawas Utara (Muratara), Senin (18/5/2020).

Tribun Sumsel/ Rahmat Aizullah
Sejumlah pemuda dan mahasiswa mendatangi kantor Bupati Musi Rawas Utara (Muratara), Senin (18/5/2020). 

TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA-Sejumlah pemuda dan mahasiswa mendatangi kantor Bupati Musi Rawas Utara (Muratara), Senin (18/5/2020).

Mereka yang berjumlah sekitar 20 orang tersebut mengaku tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Pemuda Bersatu (GMPB).

Kedatangan mereka sesuai agenda untuk menggelar audiensi bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muratara.

Tujuan mereka ingin mempertanyakan transparansi dana penanganan virus corona atau Covid-19 yang dianggarkan Pemkab.

Namun audiensi yang baru saja dibuka sekitar 10 menit itu dibatalkan karena tak ada Bupati Muratara hadir dalam audiensi tersebut.

Pertemuan itu sempat terjadi ketegangan, karena beberapa di antara pemuda dan mahasiswa gebrak meja.

Mereka kecewa karena audensi hanya dihadiri oleh Asisten I Susyanto Tunut, Waka Polres Kompol Jossy Andrianto dan Kepala Dinas Kesehatan Marlinda Sari.

Padahal dari surat yang mereka layangkan meminta Bupati Muratara Syarif Hidayat langsung menghadiri audiensi.

"Dalam surat yang kami layangkan itu jelas sekali, kami minta Bupati, tapi kenapa Pak Bupati tidak ada," kata mahasiswa bernama Dicky Wahyudi.

Pemuda dan mahasiswa juga meminta kehadiran 10 organisasi perangkat daerah (OPD) yang terlibat langsung dalam penggunaan anggaran Covid-19.

Halaman
12
Penulis: Rahmat Aizullah
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved