Sedang Asik Rekap Hasil, Bandar Togel di Muara Enim Ditangkap Team Trabazz Polsek Gunung Megang

Lalu Team Trabazz Polsek Gunung Megang melakukan penyelidikan di lokasi tersebut, untuk memastikan laporan masyarakat tersebut.

SRIPOKU.COM/ARDHANI
Amat Usman Efendi (54) warga Desa Ulak Bandung, Kecamatan Ujan Mas, Kabupaten Muaraenim 

TRIBUNSUMSEL.COM, MUARA ENIM --- Seorang bandar togel, Amat Usman Efendi (54), warga Desa Ulak Bandung, Kecamatan Ujan Mas, Kabupaten Muaraenim, berhasil dibekuk di Desa Ulak Bandung, Kecamatan Ujan Mas, Kabupaten Muaraenim, Sumatera Selatan, Jumat (15/5/2020) sekira pukul 22.00.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, penangkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat tentang seringnya terjadi perjudian togel yang transaksinya dilakukan di rumah pelaku di Desa Ulak Bandung, Kecamatan Ujan Mas, Kabupaten Muaraenim.

Lalu Team Trabazz Polsek Gunung Megang melakukan penyelidikan di lokasi tersebut, untuk memastikan laporan masyarakat tersebut.

Setelah informasi akurat, Team Trabazz yang dipimpin oleh Kapolsek Gunung Megang AKP Herli Setiawan dan Kanit Reskrim Ipda Aisen Hower langsung bergerak menuju rumah pelaku.

Ketika akan ditangkap pelaku terlihat sedang merekap hasil pasangan togel dan langsung melakukan penangkapan.

Dari pengakuan tersangka Amat Usman Efendi didepan penyidik, dirinya telah menekuni bisnis togel Hongkong dan togel Singapura ini sejak tahun 2018, dimana total omset dari lima anak buahnya rata-rata Rp4 juta per hari atau Rp20 juta per Minggu.

Untuk hasil rekapan pemasangan judi togel tersebut, disetorkan melalui SMS ke Cece Bos, sedangkan uang pemasangan togel ditransfer melalui rekening pelaku Robet di Jakarta.

Kapolres Muara Enim AKBP Donni Eka Syaputra melalui Kapolsek Gunung Megang AKP Herli Setiawan mengatakan, saat ini pihaknya telah mengamankan tersangka bersama barang bukti uang tunai Rp350 ribu, satu buah HP Nokia 150 warna Hitam, satu buah HP Nokia 230 warna Hitam Silver, satu buah Kalkulator Merk Citizen CT.512,  satu buah buku tabungan BRI Simpedes, satu buah buku tabungan BRI, tiga buah pulpen hitam merk Grebel, satu buah buku SIO, satu buah buku catatan pengeluaran nomor, dua buah buku note paperline catatan setoran uang dari kaki, dan lima buah buku catatan (Contang).

Atas perbuatannya tersangka akan dikenakan pasal 303 KUHP. (ari/sp)

Editor: Weni Wahyuny
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved