Breaking News:

Corona di Palembang

Kasus Positif Corona di Palembang Bertambah 73 Orang, PSBB Masih Lama, Catat yang Perlu Dilakukan !

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel Lesty Nurainy, ia turut prihatin bahwa yang positif Covid-19 terus bertambah.

Tribun Sumsel/ Shinta Dwi Anggraini
Kepala dinas kesehatan Sumsel Lesti Nuraini 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Linda Trisnawati

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Kasus positif Covid-19 di Sumatera Selatan (Sumsel) terus bertambah, bahkan pada hari Kamis (14/5/2020) bertambah sampai 119 orang.

Dimana sebagian besarnya dari Palembang, sebanyak 73 orang.

Dengan semakin banyaknya yang bertambah positif Covid-19 ini akankah PSBB dipercepat?

Beredar Kabar Nakes RS Muhammadiyah Palembang Banyak Terjangkit Covid-19, Ini Kata Pihak Rumah Sakit

Sekda Ratu Dewa Membantah Anggapan Penerapan PSBB Palembang Terlambat, Ini Penjelasannya

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel Lesty Nurainy, ia turut prihatin bahwa yang positif Covid-19 terus bertambah.

Namun PSBB belum diberlakukan.

"Jadi kita tidak usah menunggu harus diberlakukan PSBB. Maka yang harus kita lakukan disiplin, sejak dini. Minimal disiplin pada diri sendiri untuk menjalankan protokol kesehatan," kata Lesty, Jumat (15/5/2020).

Lebih lanjut ia menjelaskan, disiplin menjalankan protokol kesehatan seperti pakai masker, jaga jarak aman, jangan berkerumunan di tempat ramai, sering cuci tangan dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

Update Corona di Sumsel dan Penyebab Melonjaknya Corona di Palembang Capai Ratusan Kasus

Ilustrasi Virus Corona di Sumsel
Ilustrasi Virus Corona di Sumsel (corona.sumselprov.go.id)

"Lalu terkait banyaknya yang bertambah positif Covid-19, berdasarkan analisa data sebagian yang positif itu OTG. Kurang lebih 70 persen yang positif itu OTG," ungkapnya.

Menurutnya, yang positif Covid-19 itu orang yang dari hasil tracing, yang pernah kontak dengan yang positif Covid-19.

Dengan banyaknya yang bertambah positif Covid-19 artinya ini menggambarkan penularan ini masih cukup besar.

"Maka yang perlu dilakukan yaitu tindak lanjut terhadap yang positif, harus segera isolasi dengan prosedur yang benar. Lalu masyarakat harus disiplin menjalankan protokol kesehatan di manapun berada," katanya.

Untuk percepatan penanganan Covid-19 ada beberapa hal yang harus dilakukan, selain deteksi dini dengan laboratorium yaitu community base masyarakat harus paham protokol kesehatan.

Lalu deteksi dini seluas-luasnya dengan pemeriksaan laboratorium dengan metode PCR, karantina dilakukan dengan benar (isolasi mandiri, isolasi rumah sakit ataupun Isolasi yang sudah ditetapkan pemerintah).

Penulis: Linda Trisnawati
Editor: Weni Wahyuny
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved