Breaking News:

Corona di Banyuasin

Bayi Berusia 1 Tahun 11 Bulan di Rambutan Banyuasin Positif Corona, Orangtuanya Lebih Dulu Positif

Sampai dengan data Rabu (13/5/2020) kemarin, ada tambahan satu orang lagi yang positif Corona dan saat ini telah ditangani dan diisolasi

Editor: Wawan Perdana
Sripo/ Mat Bodok
Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid -19 Kabupaten Banyuasin Aminuddin MM 

TRIBUNSUMSEL.COM, BANYUASIN-Kasus positif Corona di Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumsel, terus bertambah.

Sampai dengan data Rabu (13/5/2020) kemarin, ada tambahan satu orang lagi yang positif Corona dan saat ini telah ditangani dan diisolasi.

Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid -19 Kabupaten Banyuasin Aminuddin MM mengatakan, tambahan pasien ke-16 positif COVID-19 tersebut berjenis kelamin laki-laki.

Berinisial FUF, usianya 1 tahun 11 bulan berasal dari Kecamatan Rambutan.

Pasien positif terbaru itu merupakan anak dari kasus terkonfirmasi sebelumnya dari Rambutan inisial HF (41).

HF sudah dirawat di ruang isolasi rumah sakit swasta di Palembang.

Mudik Lokal Lebaran Boleh Dilakukan Masyarakat, Simak Aturannya Mudah dan Wajib Harus Dipatuhi

“Selain itu kami juga melaporkan bahwa di Banyuasin III terdapat 2 Orang warga yg terdiri 1 laki laki dan 1 perempuan yang telah dilakukan Rapid Tes dengan hasil reaktif dan masih menunggu hasil swab test," ungkapnya.

Lebih Lanjut Aminuddin yang juga Kepala Dinas Kominfo Banyuasin ini menambahkan, pasien tersebut H (43) yang merupakan kasus Orang Tanpa Gejala (OTG) dan D (55) yang sebelumnya memang ada riwayat penyakit, yang bersangkutan berobat ke RSUD, karena gejala demam dan batuk, karena itu pasien merupakan Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Sekarang kedua orang tersebut sudah di Isolasi di Rusun Nawa Pemkab Banyuasin.

Namun tetap diminta kepada masyarakat untuk tetap tenang dan jangan panik, karena kasus ke 2 orang tersebut belum bisa dikatakan positif corona sebelum adanya hasil swap tes.

Untuk itu, kita doakan semoga hasil swabnya negatif.

Sempat Membaik Setelah Kritis 5 Hari, Warga OKU Berstatus PDP Meninggal di Lampung,

"Mari kita selalu patuh terhadap himbauan pemerintah untuk tetap di rumah, selalu jaga jarak, memakai masker, cuci tangan, selalu berperilaku hidup bersih dan sehat."

"Selain itu, mari kita tingkatkan kewaspadaan agar penyebaran Covid-19 ini bisa kita hambat dan kita stop," tandasnya. (SP/MAT BODOK)

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved