Berita Prabumulih

Pemkot Prabumulih Tertibkan Pemulung di Sepanjang Jalan Protokol yang Menunggu Sedekah Warga

Pemkot Prabumulih Tertibkan Pemulung di Sepanjang Jalan Protokol yang Menunggu Sedekah Warga

Tribunsumsel
Pemulung yang setiap hari ramai memadati sepanjang jalan Jenderal Sudirman kota Prabumulih, ditertibkan personil gabungan Pemerintah Kota Prabumulih bersama Polres Prabumulih, Minggu (10/5/2020). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Personil gabungan Pemerintah Kota Prabumulih bersama Polres Prabumulih menertibkan pemulung yang berada di sepanjang jalan protokol, Minggu (10/5/2020).

Puluhan pemulung tersebut ditertibkan tim gabungan pemkot terdiri dari Dinas Sosial, Satpolpp, Dishub dan Polres Prabumulih itu lantaran sangat meresahkan dan ramai berkumpul di sepanjang jalan protokol.

Para pemulung yang terdiri dari dewasa dan anak-anak itu mulai ramai memadati jalan protokol sejak pandemi virus Covid-19 dan makin ramai ketika memasuki bulan suci Ramadan.

Puluhan pemulung tersebut makin ramai lantaran banyaknya masyarakat kota Prabumulih berbagi memberikan sedekah kepada warga miskin di pinggir jalan.

Keluarga Dapat Kertas Selembar Berbahasa China, Bertuliskan Kalau Jasad Sepri Dilarung ke Laut

Luhut : Juni, Indonesia Akan Kedatangan TKA China Kerja di Industri Pembuat Bahan Baku Mobil Listrik

Diduga hal itu menjadi pemicu awal terus bertambahnya jumlah pemulung duduk-duduk di pinggir jalan.

Razia gabungan khusus pemulung yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkot Prabumulih, Elman ST MM itu juga ditujukan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid 19.

Dari hasil razia yang dimulai pukul 16.00 tersebut, sebanyak 32 orsng pemulung terdiri dari 22 orang dewasa dan 10 orang anak-anak berhasil diamankan.

Sekda Pemkot Prabumulih, Elman ST MM mengatakan operasi itu dilakukan karena banyaknya laporan masyarakat dan sebagai upaya memutus rantai penyebaran covid 19 di kota Prabumulih.

"Pada hari ini kita lakukan pembinaan dan pendataan para pemulung ini, untuk selanjutnya nanti dipantau oleh Camat atau Lurah setempat apakah mereka ini memang pekerjaannnya pemulung atau belum mendapat bantuan dari pemerintah sehingga memaksa mereka keluar rumah," ujar Elman.

Jika memang belum dapat bantuan kata Elman, maka pihaknya akan memberikan bantuan dan pihaknya juga akan mendata apakah ada kemungkinan pemulung dari daerah lain yang sengaja masuk kota Prabumulih.

"Sejauh ini belum ditemukan warga dari luar kota Prabumulih, apabila nantinya ditemukan ada pemulung dari kabupaten atau kota lain maka kita akan kembalikan dan koordinasikan dengan pemda setempat," tegasnya.

Sementara itu, Walikota Prabumulih H Ridho Yahya menambahkan, pihaknya menghimbau kepada seluruh masyarakat mengingat saat ini masih dalam pandemi covid 19 agar kiranya dapat berdiam diri dirumah untuk sementara waktu apalagi mengingat Prabumulih saat ini dalam masa penurunan.

"Kita takutnya nanti justru karena ketidakpatuhan protokol kesehatan malah naik kembali, dan kepada para donatur (warga yang bersedekah-red)

saya iimbau agar kiranya dapat memberikan bantuan langsung ke rumah warga yang membutuhkan terkhusus warga tidak mampu di sekitar rumah masing-masing, agar lebih tepat sasaran dan tidak memancing warga kita yang kurang mampu ini untuk keluar rumah," pintanya. (eds)

Penulis: Edison
Editor: Siemen Martin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved