Berita Palembang

Mirip Pasar Salatiga, Pedagang dan Pembeli Pasar Lemabang Palembang Jaga Jarak Gunakan Jalan Raya

Sejumlah pedagang mulai meningikuti instruksi ini sejak penerapan physical distancing hari pertama, Selasa (5/5/2020).

Penulis: Shinta Dwi Anggraini | Editor: Wawan Perdana
Tribun Sumsel/ M A Fajri
Penjual sedang melayani pembeli dilapak pasar Lemabang Jalan Bambang Utoyo Palembang, Selasa (5/5/2020). Masih ada pedagang yang tidak mematuhi aturan social distancing pada hari pertama penerapan social distancing dilapak pasar ini, padahal pihak pasar sudah mengatur jarak antar lapak pedagang 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Bukan Salatiga, Jawa Tengah. pemandangan foto di atas merupakan suasana pedagang di Pasar Lemabang Palembang.

Pemerintah Kota Palembang menerapkan physical distancing (jaga jarak fisik) di Pasar Lemabang.

Seperti di Salatiga, pedagang menempati kotak-kotak yang telah disiapkan di Jalan Bambang Utoyo.

Sejumlah pedagang mulai meningikuti instruksi ini sejak penerapan physical distancing hari pertama, Selasa (5/5/2020).

Penerapan Physical distancing di pasar Lemabang dilakukan dengan memindahkan lokasi lapak pedagang.

Pantauan Tribunsumsel.com, lokasi pemindahan lapak pedagang berada di simpang lampu merah Jalan Bambang Utoyo menuju ke arah Pandawa.

Jalan tersebut ditutup sebagian agar para pedagang dapat menggelar dagangannya.

Hari pertama penerapan physical distancing di pasar Lemabang, Selasa (5/5/2020)
Hari pertama penerapan physical distancing di pasar Lemabang, Selasa (5/5/2020) (TRIBUNSUMSEL.COM/SHINTA DWI ANGGRAINI)

Diketahui, pedagang yang dipindahkan adalah mereka yang biasa menggelar lapaknya di bahu jalan bagian luar pasar Lemabang.

Sedangkan pedagang yang berjualan di dalam lingkup pasar Lemabang, tetap berjualan di lapak mereka seperti biasanya.

Sunarti (62 tahun), seorang pedagang di pasar Lemabang mengatakan, menurunnya omzet dagangan dikarenakan lokasi lapak mereka menjadi berubah dari biasanya.

"Jadi para langganan tidak tahu dimana kami jualan. Biasanya di tempat yang sama. Tapi hari ini tempatnya berubah," ujar pedangan bumbu dapur tersebut.

Meskipun begitu Sunarti mengaku mendukung penuh kebijakan pemerintah kota Palembang untuk menerapkan physical distancing di pasar sebagai salah satu upaya mencegah penyebaran virus corona.

Perempuan yang sudah 18 tahun berjualan di pasar Lemabang ini sangat berharap agar wabah corona bisa segera berakhir.

"Saya juga berharap dengan adanya kebijakan jaga jarak di pasar, tidak akan mengurangi omzet pedagang yang memang sudah turun sejak adanya corona," ujarnya.

Kasat Pol PP Kota Palembang GA Putra Jaya mengatakan relokasi untuk penerapan physical distancing di Pasar Lemabang hanya berlaku sementara.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved