Selain Jakarta & Jabar, Ternyata Pusat Sebaran Corona Bisa Pindah ke Makassar, Surabaya & Semarang

Resmi dari pemerintah, pusat penyebaran Virus Corona atau Covid-19 (episentrum) di Indonesia kemungkinan bergeser dari Jakarta

Editor: Moch Krisna
corona.sumselprov.go.id
Ilustrasi virus corona 

TRIBUNSUMSEL.COM -- Resmi dari pemerintah, pusat penyebaran Virus Corona atau Covid-19 (episentrum) di Indonesia kemungkinan bergeser dari Jakarta ke tiga kota besar; Makassar, Surabaya, dan Semarang.

Sebelum itu terjadi, warga kota harus ekstra hati-hati dan berhenti menyepelekan imbauan pemerintah untuk menjaga jarak.

Saat ini, DKI Jakarta masih jadi episentrum disusul Jawa Barat

 

Hal tersebut sebagaimana diumumkan Juru bicara pemerintah untuk penanganan corona, Achmad Yurianto, Jumat (1/5/2020) malam.

Juru bicara pemerintah untuk penanganan korona, Achmad Yurianto, menyatakan bahwa ada tiga daerah yang berpotensi menjadi episentrum baru kasus corona di Indonesia.

Achmad Yurianto menyatakan bahwa ada tiga daerah yang berpotensi menjadi episentrum corona baru, yaitu kota Semarang, Surabaya, dan Makassar.

Karena itu, warga Makassar harus benar-benar patuh pada aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB yang sedang diberlakukan.

Jubir Achmad Yurianto menjelaskan alasan sebagai episentrum baru virus karena kasus di ketiga daerah itu tergolong besar.

Semarang, Surabaya, Makassar, ujar achmad yurianto seperti yang kami kutip dari CNN Indonesia.com.

Ini data sebaran kasus korona yang kami himpun dari laman resmi pantauan covid 19.

Di surabaya ada 438 total kasus positif.

Di semarang catatan situs siaga corona semarang kota, terdapat 118 kasus positif.

 

Sementara di kota makassar, terjadi 367 kasus positif Covid-19.

Dari ketiga kota yang disebut bisa menjadi episentrum baru corona di Indonesia, Surabaya dan Makassar sudah memberlakukan pembatasan sosial berskala besar.

Selain itu, Berdasarkan data yang dihimpun hingga pukul 12.00, kasus positif bertambah 433 kasus dari hari Kamis  (30,04,2020), sehingga total menjadi 10.551 terkonfirmasi kasus positif corona.

Dari data tersebut, proporsi laki-laki 58 persen sementara perempuan 42 persen.

Dari jumlah positif corona tersebut, ada penambahan 69 pasien yang dinyatakan sembuh, sehingga jumlah pasien yang dinyatakan sembuh adalah 1.591.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved