Berita Viral

Viral Video Pelanggar Razia Masker Difasilitasi AC dan TV di Asrama Haji, Ini Kata Pemkot Palembang

Padahal sebelumnya, Pemkot Palembang telah menyampaikan bahwa pelanggar yang terjaring razia masker tidak akan mendapat fasilitas AC dan TV saat menja

Penulis: Shinta Dwi Anggraini | Editor: Weni Wahyuny
Tangkap layar video di akun instagram @plglipp
Fasilitas tv dan AC di kamar karantina pelanggar razia masker di asrama haji 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Baru 3 hari razia masker digelar pemerintah kota Palembang, masyarakat dihebohkan dengan viralnya sebuah video di sosial media terkait fasilitas di kamar karantina bagi pelanggar, Sabtu (2/5/2020).

Dalam video berdurasi 22 detik yang diduga diambil oleh salah seorang warga yang terjaring razia masker, menunjukkan fasilitas AC dan TV di kamar karantina bagi pelanggar yang terjaring razia masker.

Padahal sebelumnya, Pemkot Palembang telah menyampaikan bahwa pelanggar yang terjaring razia masker tidak akan mendapat fasilitas AC dan TV saat menjalani karantina selama 1x24 jam di Asrama Haji.

Namun dalam rekaman yang beredar, terucap kata-kata dari orang yang menggambil video bahwa ia begitu menikmati fasilitas di kamar karantina pelanggar masker di asrama haji.

"Nah min, kamar karantina di Asrama Haji. Ada AC, dapat makan. Kalau ada WiFi, saya betah disini. Mau pulang disini saja," begitu ucapan seorang pria yang mengambil rekaman video tersebut bila diartikan dalam bahasa Indonesia.

Kadiknas sekaligus Koordinator Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Palembang, Ahmad Zulinto saat dikonfirmasi Tribunsumsel.com mengaku belum melihat rekaman video yang viral tersebut.

Namun secara tegas ia membantah adanya fasilitas kenyamanan di kamar karantina Asrama Haji bagi warga yang terjaring razia masker.

"Mungkin saja video itu sengaja dibuat. Orang yang mengambil video mau melihatkan seolah-olah enak dikarantina. Jadi dia sengaja memancing masyarakat. Padahal sebenarnya tidak ada pemberian fasilitas itu," ujarnya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

Kata Zulinto, pihaknya telah menerapkan SOP bagi warga yang terjaring razia masker.

Yakni dengan menempatkan mereka di aula Asrama Haji sejak siang hingga malam hari.

Tujuannya agar mereka mendapat edukasi terkait bahaya dan bagaimana cara melindungi diri dari wabah covid-19 yang merajalela saat ini.

Para pelanggar baru diperbolehkan masuk ke kamar untuk beristirahat pada malam hari.

"Seperti kemarin misalnya, pelanggar yang terjaring razia masker diserahkan ke asrama haji pada pukul 11.00 WIB.
Setelah itu, para pelanggar kemudian diarahkan untuk berada di aula asrama haji untuk diberi edukasi terkait covid-19. Dan pada pukul 20.00 WIB baru mereka diperbolehkan masuk ke dalam kamar,"ujarnya.

Namun meskipun telah menerapkan SOP yang berlaku, Zulinto mengakui pihaknya sempat kecolongan dengan ulah beberapa warga yang terjaring razia masker.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved