Breaking News:

Ingat Besok Tak Pakai Masker dan Tak Jaga Jarak Dikarantina di Asrama Haji Palembang

Sehari jelang diberlakukannya penindakan terhadap warga yang tak menggunakan masker, polisi gencar melakukan imbauan kepatuhan protokol

Penulis: Agung Dwipayana | Editor: Prawira Maulana
TRIBUNSUMSEL.COM/ABRIANSYAH LIBERTO
Wajib masker. 

TRIBUNSUMSEL.COM.COM, PALEMBANG - Sehari jelang diberlakukannya penindakan terhadap warga yang tak menggunakan masker, polisi gencar melakukan imbauan kepatuhan protokol pencegahan Covid-19.

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Anom Setyadji melalui Kasat Binmas, AKBP BRM Aritonang mengimbau warga tidak melepaskan masker saat berada di luar rumah.

"Jika tidak pakai masker, maka petugas kami akan menindak dengan mengirim warga tersebut ke Asrama Haji untuk dikarantina," kata Aritonang kepada wartawan, Rabu (29/4/2020).

Seperti diketahui, Asrama Haji berlokasi di Jalan Tanjung Api Api, Kelurahan Kebun Bunga, Kecamatan Sukarami disiapkan untuk karantina warga yang tak memakai masker dan tidak menjaga jarak.

Untuk itu, pihak kepolisian meminta warga memahami segala imbauan protokol pencegahan Covid-19.

"Tetap di rumah, kenakan masker, tidak bepergian kalau tidak mendesak, cuci tangan pakai sabun dan air mengalir. Kalau bisa kita putus mata rantai Covid-19 dalam waktu dekat," kata Aritonang

Sejatinya, banyak upaya yang dapat dilakukan guna mencegah penyebaran virus Corona atau Covid-19.

Direktur Rumah Sakit Muhammad Hoesin (RSMH), dr. Bambang Eko Sunaryanto menjelaskan, salah satu hal sederhana yang ampuh menangkal virus termasuk virus Covid-19 adalah memakai masker.

"Masker bisa menyaring 92 persen virus yang masuk ke saluran pernafasan. Adapun 8 persen virus yang masuk, tidak cukup ganas untuk menjangkiti seseorang," kata Bambang saat diwawancarai TribunSumsel.com, beberapa waktu lalu.

Namun Bambang justru tidak merekomendasikan mengenakan masker di ruang terbuka.

Debu dan polusi udara justru membuat masker terpapar kuman dan bakteri.

"Dengan begitu, pakai masker justru sia-sia. Kalau di ruangan tebruka, tempat-tempat umum, cukup jaga jarak minimal 1,5 meter dengan orang-orang di sekitar kita," papar pria yang menjabat Dirut RSMH sejak 10 Maret lalu itu.

Langkah lainnya yang dapat dilakukan di antaranya mencuci tangan dengan air sabun dan air mengalir.

Bila tiba di rumah setelah beraktivitas, segera merendam pakaian di air sabun atau deterjen.

"Mencegah kebersihan adalah mutlak. Ini upaya pencegahan dari luar," tegas Bambang.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved