Berita Sriwijaya FC
Wilayahnya Terapkan PSBB, Pemain Sriwijaya FC, Erwin Gutawa Kesulitan Cari Lapangan Untuk Berlatih
Wilayahnya Terapkan PSBB, Pemain Sriwijaya FC, Erwin Gutawa Kesulitan Cari Lapangan Untuk Berlatih
Penulis: Novaldi Hibaturrahman | Editor: Slamet Teguh
Wilayahnya Terapkan PSBB, Pemain Sriwijaya FC, Erwin Gutawa Kesulitan Cari Lapangan Untuk Berlatih
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Stopper senior milik Sriwijaya FC, Erwin Gutawa saat ini kesulitan untuk melakukan latihan lapangan di kampung halamannya.
Pesepakbola kelahiran Libureng 6 Juli 1992 itu secara mengejutkan mengungkapkan jika latihanya saat ini hanya bisa ia lakukan di dalam rumah karena pemerintah setempat telah memperketat keamanan untuk mengantisipasi penyebaran covid-19 di Kabupaten Tanah Bumbu.
"Yah latihannya di rumah aja ini, sekarang dianjurkan gak boleh beraktifitas diluar rumah jadi lebih ketat lagi walaupun disini belum ada yang kena virus corona," kata bek berusia 28 tahun itu.
Pemain yang mendapat julukan traktor karena kesolidan nya mengawal lini pertahanan ini mengatakan semenjak memasuki bulan ramadhan, dirinya semakin sulit untuk melakukan latihan teknik maupun fisik di lapangan.
"Kemarin-kemarin kan sering latihan di lapangan walaupun sering pindah tempat juga semenjak puasa ini sudah susah sekarang kalau mau latihan teknik atau fisik seperti sprint walaupun di deket rumah saya di lapangan batulicin juga gak bisa karena di tempat saya sudah mulai menerapkan PSBB," ujar Erwin.
• Kiper Sriwijaya FC, M Royhan Hafiludin Pilih Latihan Sore Hari Saat Ramadan Agar Tak Dehidrasi
• Sriwijaya FC Matikan Mesin Ditengah Pandemi, Berharap Seusai Lebaran Corona Hilang
• Selalu Merantau, Pemain Sriwijaya FC, M Irman Toberru Nikmati Penghentian Kompetisi Bersama Keluarga
Dikatakannya, jika terakhir dirinya melakukan latihan fisik dan kekuatan di lapangan pada hari kamis lalu.
"Terakhir saya latihan di lapangan batulicin tempat saya itu hari kamis kemarin," ungkapnya.
Pesepakbola yang memiliki rambut gondorng itu pun membandingkan dengan rutinitas latihan yang ia lakukan pada bulan ramadhan tahun lalu.
Menurutnya, sebelum adanya pandemi covid-19 bulan puasa tahun lalu dirinya sangat aktif menjalankan kewajiban latihannya sehingga mampu menjaga kondisi fisiknya menjadi tidak drop.
"Kalau dibedakan dengan tahun lalu itu jauh sekali bedanya karena puasa tahun lalu saya masih aktif sekali latihan waktu di martapura dulu kan, seminggu mau lebaran baru libur, jadi kondisi gak terlalu drop," ungkapnya.