Corona di Sumsel

Alhamdulilah Bertambah 13 Pasien Dinyatakan Sembuh Corona di Sumsel Per Minggu Ini

Update Bertambah 13 Orang Pasien Dinyatakan Sembuh Corona di Sumsel Per Minggu Ini, Total 18 Sembuh

covid19.go.id
Sebaran kasus Corona di Sumsel dan Indonesia, Minggu (26/4/2020). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Kasus corona di Sumatera Selatan terus bertambah per Minggu (26/4/2020).

Sehari sebelumnya Sumsel mengkonfirmasi ada 119 orang positif.

Kini jumlah kasus positif di Sumsel mencapai 129 orang atau bertambah 10 kasus

Selain itu pasien yang dinyatakan sembuh juga melonjak tinggi yaitu bertambah 13 orang dengan total sudah 18 pasien sembuh corona di Sumsel

Viral Aksi Ibu-ibu Pakai Sapu Kejar Pencuri Sepeda Motor di Prabumulih, Motor Gagal Dibawa Pencuri 

Aksi Heroik Ibu-ibu Gagalkan Pencurian Motor di Prabumulih, Maling Ketakutan Dikejar Pakai Sapu

Data Nasional

Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto menyatakan, masih ada penularan virus corona di masyarakat yang menyebabkan kasus Covid-19 kembali bertambah.

Berdasarkan data pemerintah hingga Minggu (26/4/2020) pukul 12.00 WIB, terdapat 275 kasus baru Covid-19 di Tanah Air.

Penambahan ini menyebabkan total ada 8.882 kasus Covid-19 di Indonesia.

"72.000 spesimen kami periksa, dari 56.000 orang. Dari pemeriksaan itu terdapat 8.882 kasus positif Covid-19," ujar Yurianto, di Jakarta, Minggu sore.

Dalam periode yang sama, data memperlihatkan bahwa ada penambahan 65 pasien Covid-19 yang dinyataan negatif virus corona setelah menjalani dua kali pemeriksaan.
Sehingga, total ada 1.107 pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh.

Selain itu, pemerintah menyatakan kabar duka dengan masih adanya pasien Covid-19 yang tutup usia.

Ada penambahan 23 pasien Covid-19 yang meninggal dunia dalam sehari.

Dengan demikian, totalnya ada 743 pasien Covid-19 yang meninggal dunia sejak kasus ini diumumkan untuk kali pertama pada 2 Maret 2020.

Jumlah pasien positif yang terpapar Covid-19 di Kabupaten Ogan Ilir kembali bertambah. Per Minggu (26/4/2020), ada 4 orang yang dinyatakan positif terpapar virus tersebut.

Kasus pertama dimulai dari Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir. Dimana seorang perempuan berusia 70 tahun diduga terpapar dari cucunya yang merupakan supir truk lintas daerah.

Kasus kedua, terungkap pada Jumat (24/4/2020) kemarin. Dimana kali ini, virus Covid-19 menyerang seorang bayi berusia 4 bulan, sepulangnya dari Malaysia bersama ibunya yang bekerja sebagai TKI.

Kali ini, per Minggu (26/4/2020) bertambah lagi menjadi 2 orang. Kasus tersebut datang dari Kecamatan Tanjung Raja, dan Kecamatan Indralaya.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Ogan Ilir, Wahyudi membenarkan bahwa adanya penambahan kasus tersebut. Dimana yang berasal dari Kecamatan Indralaya seorang perempuan berusia 70 tahun, dan di Kecamatan Tanjung Raja juga perempuan berusia 30 tahun.

"Dari Indralaya, perempuan berumur 70 tahun, dan Tanjung Raja 30 tahun," ujarnya saat diwancarai via Whatsapp.

Ia mengatakan, kasus terkonfirmasi positif di Tanjung Raja merupakan kasus impor. Dimana, perempuan berusia 30 tahun itu merupakan ibu dari bayi Ogan Ilir yang terkonfirmasi Positif sebelumnya.

"Ya (ibu dari bayi tersebut)," ucapnya singkat.

Seperti yang diketahui, Senin (13/4/2020) lalu ada sekitar 9 orang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang pulang dari Malaysia, ke Palembang. Sesampainya di Palembang, mereka dilakukan karantina sesuai prosedur yang berlaku.

Saat didata, ada 3 orang, 2 wanita dan 1 bayi yang berasal dari Ogan Ilir. Ketika dilakukan tes, sang bayi positif terkena Covid-19.

"Namun mereka belum sempat pulang ke Ogan Ilir. Sekarang sedang diisolasi di Wisma Atlet Palembang," jelasnya. 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved