Satgas OKUS Minta Warga tak Panik tapi Waspada, Terkait Hasil Rapid Test 1 Warga Positif Covid-1

Kami menganjurkan untuk terus waspada dan tetap selalu menjaga kebersihan dengan mematuhi himbauan dan arahan Pemerintah Daerah

Sriwijaya Post
Press Release Tim Satgas Covid-19 Kabupaten OKU selatan melibatkan Kepala BPBD, Kadinkes, Kadin Kominfo, Bertempat Pusat Pelayanan Informasi Satgas Covid-19 di Aula Guest house Gedung Kesenian, Jumat (10/4/2020). 

TRIBUNSUMSEL.COM, MUARADUA--Pemerintah OKU Selatan melalui Sekretaris Gugus Tugas
Percepatan Penanganan corona virus disease (Covid-19) mengimbau warga tidak panik terkait hasil rapid test salah seorang warga OKU Selatan positif covid-19, Kamis (23/04/2020).

Dibenarkan tim gugus tugas, bahwa warga OKU Selatan postif covid-19 berdasarkan uji rapid test oleh tim medis RS Antonio Baturaja, hasil keluar pada Hari Rabu 22 April beberapa hari lalu.
Kendati demikian dikatakan sekretaris gugus tugas Dony Agusta SKM, MM bersama Kepala Dinas Kesehatan OKU Selatan dr Meri Astuti MM, sementara untuk kepastian masih menunggu hasil swan.

"Kita berharap kepada masyarakat supaya jangan panik atau cemas dan khawatir akan informasi yang belum tentu kebenarannya serta menganjurkan untuk terus waspada dan tetap selalu menjaga kebersihan dengan mematuhi himbauan dan arahan Pemerintah Daerah,"ujar Dony Agusta SKM, MM.

Diungkapkan Kadinkes OKU Selatan dr Meri Astuti MM, pasien yang tersebut memiliki riwayat penyakit paru-paru (Pneumonia) sejak lama dan keseharian sibuk di kebun sebagai seorang petani dan tidak pernah bepergian ke wilayah zona merah terpapar covid-19 hanya saja sempat dirawat di RS Liwa dan dan di rujuk oleh keluarga ke RS Antonio, Baturaja, OKU pada Rabu 22 April.

"Hanya saja kemarin, pasien tersebut di ambil sempel untuk melakukan rapid test dan ternyata hasilnya sementara dinyatakan positif,"ujar Meri.

Walaupun hasil rapid test dinyatakan positif pasien tersebut belum bisa dipastikan terpapar Covid-19 sebelum hasil uji swab keluar lebih kurang selama 7 hari ke depan untuk mendeteksi pasien tersebut positif dan tidaknya terpapar covid-19.

Sebagai antisipasi hingga hasil swab keluar, gugus tugas melakukan koordinasi dengan keluarga melakukan kontak dengan pasien melakukan isolasi mandiri, yang dinyatakan berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG) dan dilakukan Isolasi secara mandiri dilakukan terhadap 11 orang anggota keluarga, hingga menunggu kepastian hasil swab terkait pasien.

”Saat ini untuk hasil swab akan dikabarkan jika hasil swabnya sudah keluar, dan dari informasi yang didapatkan hari ini akan dilakukan swab-nya,"ujar Kadinkes.(cr28/SP)

Editor: Lisma Noviani
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved