Breaking News:

Berita Pendidikan

Libur Sekolah Siswa PAUD Hingga SMP Muara Enim Diperpanjang Sampai 29 Mei 2020

Pembelajaran tetap dilakukan di rumah dengan melalui metoda daring dilakukan secara proporsioal dengan memperhatikan faktor psikologis siswa, orangtua

Editor: Wawan Perdana
Sripo/ Ardani Zuhri
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Muaraenim Irawan Supmidi 

TRIBUNSUMSEL.COM, MUARAENIM-Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Muaraenim memutuskan pelaksanaan proses belajar mengajar (PBM) di rumah untuk PAUD/SD/SMP/SKB dan Lembaga PNF Negeri dan swasta se-Kabupaten Muaraenim di diperpanjang mulai dari tanggal 26 April- 29 Mei 2020.

"Ini perpanjangan kedua, semula masa liburan sekolah dari tanggal 23 Maret - 6 April, lalu diperpanjang lagi hingga 25 April. Karena kondisi belum membaik maka PBM sekolah kembali diperpanjang lagi hingga 29 Mei 2020," kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muaraenim, Irawan Supmidi, Jumat (24/4/2020).

Menurut Irawan, berdasarkan surat edaran Bupati Muaraenim No : 420/797/DISDIKBUD-1/2020 Tentang Perpanjangan Kembali Sistem Pembelajaran Dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Corona Virus Diseases 2019 (Covid 19),  maka diputuskan untuk memperpanjang Kembali Pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di rumah.

Pembelajaran tetap dilakukan di rumah dengan melalui metoda daring dilakukan secara proporsioal dengan memperhatikan faktor psikologis siswa, orang tua dan guru.

Adapun pola penilaian hasil belajar harus bepedoman pada aturan yang telah ditetapkan seperti Kepala Satuan Pendidikan melaporkan kegiatan belajar siswa secara berkala ke Dinas Pendidikan dan Kabudayaan Kabupaten Muaraenim melalui bidang terkait.

Dalam pelaksanaan PBM di rumah dan pelaksanaan tugas pengawas sekolah, kepala sekolah serta guru dan tenaga kependidikan masa berlakunya dapat diperpanjang sesuai kebutuhan penanganan darurat bencana wabah penyakit akibat Covid-19.

Untuk proses belajar juga tidak ada hambatan dengan memanfaatkan grup WA antar wali kelas murid.

"Kepada orangtua siswa agar berkerjasama dan berpartisipasi dengan dalam membimbing, memperhatikan, mendampingi, dan mengawasi peserta didik dalam melaksanakan PBM di rumah," ujarnya.

Selain itu, lanjut Irawan, untuk tetap manunda kegiatan yang mengumpulkan banyak orang atau kegiatan di Iingkungan dalam maupun luar satuan pendidikan seperti seminar, studi wisata, perpisahan dan kegiatan sejenis lainnya sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Lalu, untuk menjaga dan memastikan kebersihan dl lingkungan masing-masing sesuai dengan protokol pencegahan Covid 19.

"Kami berharap wabah Covid 19 segera berakhir dan proses belajar mengajar bisa kembali normal," harapnya.(Sp/ Ardani)

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved