Breaking News:

Corona di Lahat

Lahat Umumkan Kasus Pertama Positif Corona, Riwayat Perjalanan dari Palembang

Sebelumnya yang bersangkutan memiliki riwayat perjalanan berobat ke Palembang dan mengidap penyakit ditandai dengan sesak nafas dan demam tinggi

Editor: Wawan Perdana
corona.sumselprov.go.id
Ilustrasi virus corona. Satu warga Kabupaten Lahat, Sumsel, dinyatakan positif Covid-19. 

TRIBUNSUMSEL.COM, LAHAT-Satu warga Kabupaten Lahat, Sumsel, dinyatakan positif Covid-19.

Kasus positif pertama ini datang dari warga berdomisili di Kecamatan Jarai.

Sebelumnya yang bersangkutan memiliki riwayat perjalanan berobat ke Palembang dan mengidap penyakit ditandai dengan sesak nafas dan demam tinggi.

Hal tersebut dikatakan, Jubir Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Lahat, Taufik M Putra.

Menurutnya, untuk Kabupaten Lahat kasus PDP sudah ada dua orang, dan, satu kasus terkonfirmasi positif.

“Betul, Lahat sudah ada dua orang PDP, untuk wilayah Jarai telah dilakukan tracking contact pihak warga dan keluarga, langsung rapid test kontak erat ke swab test,” jelasnya, bersama Kepala Dinas Kominfo Rudo Dharma, Jumat (24/4/2020).

Ujang Resedivis Narkoba Ditangkap Lagi, Kali Ini Kasus Jual Beli Senjata Api

Terpenting, sambung dia, yang kontak erat wajib menjalani protokol kesehatan karantina mandiri selama 14 hari.

“Tak lupa menggunakan wajib masker, physical distancing, sering cuci tangan dan asupan makanan bergizi,” jelas Taufik

Taufik menambahkan, pasien sudah diisolasi memasuki empat hari.

“Persuasif dengan masyarakat dan keluarga PDP. Kini, situasi Lahat berdasarkan update per 23 April 2020 jumlah ODP 58, dengan ODP dalam pemantauan tercatat 13 orang, dan selesai mencapai 45 kasus, lalu PDP 2 orang,” bebernya.

Satu PDP di Muba Meninggal Dunia, Hasil Rapid Test Terdeteksi Positif

Sementara itu, Direktur RSUD Lahat, dr Hj Erlinda ZA MKes melalui Kepala Bidang (Kabid) Instalasi Hukum, Humas dan Informasi, Fery Agustiansyah menerangkan, PDP 01 asal Jarai sudah dikarantina dengan perawatan yang intensif, dengan protab kesehatan sesuai standar WHO.

“Telah kita lakukan karantina, berdasarkan standar WHO,” tutupnya. (Sp/ Ehdi Amin)

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved