Breaking News:

Corona di Lahat

Prosesi Pemakaman Satu Warga Lahat Berstatus PDP di Lahan Kebun Sawit, Pakai Prosedur Covid-19

Prosesi Pemakaman Satu Warga Lahat Berstatus PDP di Lahan Kebun Sawit, Pakai Prosedur Covid-19

Editor: Siemen Martin
Tribunsumsel
Satu warga Lahat berstatus PDP dimakamkan di areal perkebunan sawit 

TRIBUNSUMSEL.COM, LAHAT - Seorang warga Kecamatan Kikim Barat Kabupaten Lahat, meninggal dunia, dengan status PDP positif terpapar Covid 19.

Perempuan berinisial EYS itu, meninggal dunia Rabu, (22/4/2020) di RS LubukLinggau.

Jubir Gugus Tugas Covid 19 Kabupaten Lahat, Taufik M Putra membenarkan kasus pertama bagi warga yang bermukim di Kabupaten Lahat itu.

Hanya saja, untuk memastikan apakah yang bersangkutan memang positif terpapar Covid 19, masih harus menunggu hasil test dari Jakarta.

Badan Intelijen Negara Prediksi Bulan Juli Wabah Covid-19 Masuk Fase Ringan di Indonesia

Kim Jong Un Dikabarkan Kritis, Ini Sosok Istri dan Anak yang Misterius dan Jarang Terekspos

Ibu Korban Ungkap Suami Ingin Sembelih Pemerkosa Anaknya, Tak Tahu Pelaku Itu Adalah Ayah Kandung

"Statusnya PDP. Sekitar tiga hari kedepan baru keluar hasil tes swab dari Jakarta," Kata Taufik, Selasa (22/4/2020)

Berdasarkan informasi, perempuan berasal dari Sumatera Utara yang berusia sekitar 23 tahun itu, tinggal di perumahan PT Sawit Mas Sejahtera (SMS)

Rumahnya berada di wilayah Kecamatan Kikim Barat.

Pasien berstatus sebagai karyawan PT SMS, dengan riwayat cuci darah rutin seminggu dua kali di RS AR Bunda Lubuk Linggau.

Terakhir cuci darah di RS AR Bunda tanggal 15 April 2020.

Tanggal 18 April 2020, yang bersangkutan mengalami sakit, dengan gejala Covid-19.

Oleh manajemen PT SMS, sekitar 20.00 WIB, dirukuk ke RS Bunda Lubuk Linggau. Rencananya, jenazah akan dimakamkan Kecamatan Kikim Barat.

Sementara Bupati Lahat, Cik Ujang SH mengungkapkan, bahwa jenazah telah di kuburkan di areal perkebunan sawit PT SMS Kecamatan Kikim Barat oleh tim Dinas Kesehatan diketahui pihak TNI, Polri yang sesuai dengan protokol kesehatan.

Sementara, suami dari suami dari EYS telah melakukan isolasi dirumah dan saat ini tik masih mencari ataupun mendata siapa saja yang sempat kontak dengan EYS

" Ya sudah dimakamkan sesuai dengan protokol kesehatan. Suaminya sudah isolasi dirumah sedangkan siapa saja yang sempat kontak dengan EYS kita sedang telusuri agar nantinya juga bisa diisolasi," sampainya. (ehdi)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved