Fakta Dibalik Ribuan Cacing Muncul dari Tanah di Solo dan Klaten Bikin Heboh Warga, Ini Kata Ahli
Pedagang Pasar Gede Solo dikagetkan dengan ratusan cacing yang keluar secara tiba-tiba dari tanah di tengah pandemi virus corona yang belum kelar ini.
TRIBUNSUMSEL.COM -- Pedagang Pasar Gede Solo dikagetkan dengan ratusan cacing yang keluar secara tiba-tiba dari tanah di tengah pandemi virus corona yang belum kelar ini.
Informasi yang dihimpun TribunSolo.com (grup Tribunjabar.id), ribuan cacing tersebut keluar sekitar pukul 05.30 WIB di taman sisi timur Pasar Gede, Solo, Jawa Tengah.
Pasalnya, ribuan cacing itu melewati depan toko jualannya.
"Tadi pagi itu, di sini penuh dengan cacing, entah dari mana, kelihatannya cacing dari taman, kalau tidak salah," kata Marsono kepada TribunSolo.com, Sabtu (18/4/2020).
Sementara itu, fenomena serupa juga terjadi di Klaten tepatnya RT 11, RW 05, Dukuh Socowetan, Kelurahan Socokangsi Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten.
Iswanto (27) warga setempat mengatakan, orang yang melihat ribuan cacing tersebut adalah ayahnya sendiri.

"Awalnya pukul 06.00 WIB, bapak saya bernama Jimo Siswowiyanto (60) sedang keluar rumah, lalu bapak saya melihat ribuan cacing keluar dari tanah, lalu bapak saya manggil saya," kata Iswanto.
Iswanto mengatakan, kejadian sekitar pukul pukul 07.18 WIB dan langsung membersihkan tempat tersebut.

"Saya sempat rekam Itu, jam 7 pagi, saya langsung bersihkan cacing-cacing itu," jawab Iswanto.
Iswanto mengatakan, sudah dua kali peristiwa tersebut terjadi.
"Kejadian ini sudah dua kali, kemarin sama tadi pagi, kemarin-kemarin belum ada kejadian seperti itu," aku Iswanto.
Penjelasan Pakar
Pakar Lingkungan Hidup dari Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Prabang Setyono mengatakan, munculnya cacing dari dalam tanah dengan jumlah banyak itu diduga karena fenomena alam.
"Cacing itu habitatnya diagregat-agregat tanah.
Sehingga bisa jadi yang pertama di situ kelembabnya telah terjadi perubahan drastis. Biasanya tanah itu berubah dari penghujan ke kemarau, biasa begitu," ujar Prabang saat dihubungi Kompas.com, Sabtu.
"Di dalam biasanya panas kelembabannya jelas berkurang.
Biasanya cacing mesti keluar mencari perlindungan," katanya menambahkan.
Prabang menjelaskan, kemunculan cacing dari dalam tanah ini tidak hanya terjadi di Solo, tapi juga terjadi di beberapa daerah.
Menurutnya, tahun lalu, fenomena keluarnya cacing dari dalam tanah tak semerata tahun ini.
"Saya juga kaget kok merata ini. Kayaknya tahun ini ada sedikit anomali.
Mungkin ada dinamika suhu tanah dari dalam. Ini sedikit masuk logika.
Gunung-gunung yang dulunya dianggap tidur ada istilahnya geotektoniknya begitu," ujar Prabang.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Penjelasan Ahli soal Fenomena Cacing Tak Henti Keluar dari Tanah", https://regional.kompas.com/read/2020/04/18/22010021/penjelasan-ahli-soal-fenomena-cacing-tak-henti-keluar-dari-tanah?page=all.
Editor : David Oliver Purba