Mendikbud Ajak Siswa Belajar Lewat TVRI, Ini Kata Kadisdik Kota Palembang
Mulai senin mendatang, Kemendikbud mengajak seluruh siswa -siswi mulai dari PAUD hingga SMA/SMK untuk mengikuti program belajar
Penulis: Sri Hidayatun | Editor: Prawira Maulana
TRIBUNSUMSEL.COM.PALEMBANG – Mulai senin mendatang, Kemendikbud mengajak seluruh siswa -siswi mulai dari PAUD hingga SMA/SMK untuk mengikuti program belajar dari rumah yang digelar di TVRI.
Hal ini dilakukan karena keterbatasan jaringan sehingg lewat program yang disiarkan televisi nasional ini dapat diikuti semua pelajar yang ada di Indonesia hingga ke pelosok.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang, Ahmad Zulinto mengatakan pihaknya sangat setuju dengan apa yang telah diintruksikan oleh Kemendikbud ini.
"Ya, kita setuju dengan adanya himbauan ini. Artinya ada kebersamaan pembelajaran yang dilakukan oleh pemerintah pusat melalui TVRI ini," jelasnya, Sabtu (11/4/2020) saat dihubungi.
Ia mengatakan pihaknya akan segera membuat edaran baik secata tertulis maupun lewat WhatsApps yang ditujukan kepada semua kepala sekolah dari tingkat PAUD, SD dan SMP untuk mengikuti pelajaran dari TVRI ini.
"Kita akan buat surat edarannya agar guru dapat menyesuaikan jamnya sesuai dengan jenjang," beber dia.
Zulinto mengakui hal ini sangat baik karena melalui belajar dari rumah lewat TVRI ini bisa dijangkau siswa yang berada dimana saja.
"Ini jawaban bagi yang selama ini terkendala internet. Kalau lewat televisi apalagi TVRI kan bisa dijangkau sampai ke pelosok daerah," ungkap Zulinto.
Ia menilai ini dapat menjadi media pembelajaran yang sangat baik karena bisa bervariasi. Guru diharapkan dapat memantau ini juga.
"Kita juga belum tahu nanti bagaimana mekanisme belajar ini nanti kita ikuti saja dulu," tegasnya.
Terkait, perpanjangan masa belajar dirumah, Zulinto mengatakan masih menunggu arahan. "Yang jelas kita sampai tanggal 25 April. Diperpanjang atau tidak kita belum tahu karena masih melihat keadaan covidd-19 ini di Sumsel khususnya. Yang jelas kita masih menunggu dan terus berkoordinasi," pungkas dia.