Berita Lubuklinggau

576 Karyawan di Lubuklinggau Dirumahkan, Paling Banyak dari Perhotelan

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Lubuklinggau, Purnomo mengatakan sebanyak 576 karyawan yang dirumahkan itu kebanyakan dari sektor perhotelan

Tayang:
Penulis: Eko Hepronis | Editor: Wawan Perdana
Tribun Sumsel/ Eko Hepronis
Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Lubuklinggau, Purnomo menjelaskan jumlah karyawan dirumahkan, Jumat (10/4/2020). 

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU-Pandemi COVID-19 mulai berdampak kepada para pelaku usaha.

Sejumlah pelaku usaha di Kota Lubuklinggau mulai merumahkan karyawannya sementara waktu.

Berdasarkan Data dari Dinas Ketenagakerjaan Kota Lubuklinggau sampai dengan Kamis 9 April 2020 kemarin, sebanyak 576 orang karyawan di Kota Lubuklinggau dirumahkan sementara.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Lubuklinggau, Purnomo mengatakan sebanyak 576 karyawan yang dirumahkan itu kebanyakan dari sektor perhotelan.

"Tapi saat mereka melapor kita sudah sampaikan dengan pimpinan hotel untuk tidak merumahkan karyawannya secara permanen dan nanti setelah Covid-19 berlalu semua karyawan harus dipekerjakan lagi," katanya, Jumat (10/4/2020).

Dodo Menangis, Cerita Diusir Tuan Kontrakan dan Tidur di Depan Ruko: Sementara Berhenti Narik Ojol

Sementara saat ini untuk jumlah para pencari kerja (Pencaker) yang sudah mendaftar berjumlah 515 orang.

Total keselurahannya jumlah sementara karyawan yang dirumahkan dan Pencaker sebanyak 1.091 orang.

Ia pun berharap, realisasi percepatan pelaksanaan Kartu Pra Kerja dengan sasaran pencari kerja atau buruh yang dirumahkan dan para pencaker segera terealisasi dalam waktu dekat.

"Kita sudah koordinasi BNI, karena BNI yang ditunjuk untuk menyalurkan dana, nantinya akan masuk ke rekening BLK Pemerintahan dengan jumlah rincian masing-masing orang akan mendapatkan dana sebesar Rp 3.350.000," paparnya.

Di Lubuklinggau Baru 540 Warga Yang Daftar Kartu Pra Kerja

Ia menyebutkan, rinciannya Rp 1 Juta untuk pelatihan, biaya tiga kali survei Rp 450 ribu dan sisanya untuk uang saku dan insentif bulanan.

"Pelaksanaannya tanggal 9 April kemarin baru launching pembukaan pelatihan kerja, tetapi untuk dananya belum tahu kapan dikucurkan, tetapi kemungkinan paling tidak di pertengahan minggu ketiga April ini," ujarnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved