Mike Tyson Sebut Perbedaan Antara Tinju dan MMA, Jon Jones Sebagai Petarung Favoritnya
Mike Tyson Sebut Perbedaan Antara Tinju dan MMA, Jon Jones Sebagai Petarung Favoritnya
Mike Tyson Sebut Perbedaan Antara Tinju dan MMA, Jon Jones Sebagai Petarung Favoritnya
TRIBUNSUMSEL.COM - Legenda tinju dunia, Mike Tyson, mengungkapkan sisi perbedaan tinju dan mixed martial arts (MMA).
Tinju dan MMA merupakan dua olahraga bela diri yang berbeda.
Tinju lebih mengandalkan tangan untuk menyerang lawan, sedangkan MMA bisa menggunakan tangan dan kaki.
Selama beberapa dekade lalu, tinju menjadi satu-satunya olahraga bela diri yang menghasilkan banyak uang.
Akan tetapi, MMA saat ini menjadi olahraga yang juga bisa menghasilkan banyak uang dengan pionirnya, UFC.
Apalagi saat ini UFC mempunyai dua bintang yang selalu menjadi sorotan, Conor McGregor dan Khabib Nurmagomedov.
Kedua petarung tersebut memiliki daya tarik tersendiri yang melekat bagi penggemar.
McGregor memiliki gaya nyentrik dalam berbicara dan bertanding, sedangkan Nurmagomedov dikenal sebagai sosok tangguh dan alim.
Meski begitu, Mike Tyson kemudian mengungkapkan perbedaan menarik antara MMA dan tinju menurut versinya.
Menurut Tyson, apa yang membuat UFC (MMA) lebih menghibur daripada tinju adalah kenyataan bahwa tidak ada orang yang membenci siapa pun dan petarung tidak perlu menjadi yang terbaik setiap saat.
"Inilah yang berbeda dalam tinju dibandingkan UFC. Pertandingan terbaik melawan terbaik. Anda tidak melihat petinju berguling-guling dengan siapa pun," kata Tyson dilansir BolaSport.com dari International Business Times.
"(Sedangkan) Jika Dana White melihat ini akan menjadi pertandingan yang mengasyikkan, dua pertandingan adalah yang terbaik. Anda tidak harus menjadi yang terbaik, tetapi ketika Anda mengatakan Anda lebih baik dari saya, Anda harus bertarung. Begitulah seharusnya. Dalam tinju tidak," ungkapnya menambahkan.
Kendati begitu, itu hanya pendapat Tyson berdasarkan pengalaman yang dia dapat selama ini.
"Mungkin itu hanya hiburan yang menarik atau mungkin itu hanya mentalitas saya (tentang tinju)," tutur Tyson.