Berita Sumsel United

Sosok Bayu Gatra Resmi Berseragam Sumsel United, Eks Pemain Timnas Indonesia

Nama Bayu Gatra sudah tidak asing di kalangan pecinta sepakbola Indonesia, sebab ia pernah mengisi squad timnas Indonesia. 

Penulis: Angga Azka | Editor: Shinta Dwi Anggraini
Handout
SUMSEL UNITED -- Sumsel United resmi memperkenalkan pemain anyar yang kedelapan yaitu Bayu Gatra. Diketahui, Bayu Gatra adalah pemain yang sudah malang melintang di dunia sepakbola Indonesia bahkan pernah bergabung di Timnas Indonesia. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Jelang bergulirnya liga 2 musim kompetisi 2025/2026, Sumsel United resmi memperkenalkan pemain anyar yang kedelapan yaitu Bayu Gatra

Nama Bayu Gatra sudah tidak asing di kalangan pecinta sepakbola Indonesia, sebab sang pemain yang berposisi sebagai penyerang sayap tersebut pernah mengisi squad timnas Indonesia. 

Bahkan nama Bayu Gatra sering menjadi andalan di lini depan timnas Garuda. 

Nama Bayu Gatra yang memiliki segudang pengalaman dan telah banyak tim dibelanya, kini Sumsel United menjadi tempat pelabuhan selanjutnya bagi sang stiker penyerang sayap yang memiliki kecepatan tersebut. 

Sumsel United klub kebanggaan Sumatera Selatan ini, demi mencapai tujuannya dengan atmosfer liga 1 secara resmi mengontraknya untuk mengarungi liga 2 musim kompetisi 2025/26.

"Ya Bayu sudah kita perkenalkan di media Officer kita," kata manager Sumsel United, dr Syamsuddin Isaac Suryamanggala, pada Jumat (4/7/2025). 

Bayu Gatra sendiri tidak menimba ilmu sepak bola di Sekolah Sepak Bola (SSB) seperti kebanyakan anak-anak yang menyukai sepak bola.

Baca juga: Profil Nathan Fariel Kusuma, Pemain Baru Sumsel United, Pernah Berlatih di Akademi Tottenham Hotspur

Namun pemain yang berposisi sebagai penyerang sayap ini hanya mempelajari teknik-teknik sepakbola secara ototidak. 

Bayu Gatra yang lahir dari buah kasih cinta dari Supriadi dan Siti Kholifah ini, mengikuti jejak sang ayah dalam bermain sepakbola kelas tarkam. 

Ayahnya dieluh-eluhkan oleh warga di daerah tempatnya tinggal saat turun di turnamen kelas tarkam. 

Begitu menginjak masa sekolah menengah pertama, Bayu Gatra mengikuti jejak sang ayah, bermain tarkam.

Bayu Gatra lahir di Jember, Jawa Timur, Indonesia, 11 November 1992.

Ia mengikuti kelas tarkam, bahkan dalam beberapa turnamen sang stiker dapat memenangkan pertandingan hingga mendapatkan bayaran mulai dari dibayar Rp 30 ribu -  Rp 250 ribu dalam satu pertandingan. 

Bayu yang mempunyai pengalaman di liga tarkam, memiliki keinginan untuk menjadi pemain profesional dan memutuskan masuk Persid Jember untuk merasakan atmosfer liga Indonesia. 

Tidak lama di Persid Jember, ia memutuskan hijara ke Persekap Pasuruan pada 2008, karier Bayu semakin melonjak hingga tahun 2010 ia harus menepi lapangan akibat cedera lutut yang dialaminya. 

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved