Breaking News

Berita Muratara

Gedung Rawat Inap RSUD Rupit Muratara Rp 14,3 Miliar, Baru Selesai Dibangun Sudah Berlumut

Gedung rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rupit Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) belum difungsikan.

Penulis: Rahmat Aizullah | Editor: Prawira Maulana
RAHMAT AIZULLAH
Gedung rawat inap baru di RSUD Muratara. 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Rahmat Aizullah

TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA - Gedung rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rupit Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) belum difungsikan.

Gedung ini dikerjakan oleh PT Silampari Pratama Kencana, bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun anggaran 2019 dengan nilai kontrak Rp 14,3 miliar.

Gedung yang baru saja rampung dibangun pada akhir tahun 2019 ini memang terlihat megah dan berkualitas dari luar.

Namun di bagian dalam gedung ada beberapa titik yang kurang enak dipandang mata, salah satunya bagian plafon.

Bagian plafonnya sudah terdapat bercak dan berlumut hingga cat dindingnya terlihat usang, padahal baru saja selesai dikerjakan.

Direktur RSUD Rupit dr Herlinah membenarkan bahwa gedung rawat inap tersebut belum difungsikan karena belum ada listriknya.

"Pembangunannya memang sudah seratus persen, tapi listriknya belum ada, masih proses," katanya, Kamis (2/4/2020).

Saat disinggung soal kondisi bagian dalam gedung yang plafonnya sudah terdapat bercak dan berlumut, Herlinah menegaskan bukan bocor.

"Yang berlumut itu bukan bocor, tapi bekas dari hembusan hujan dari luar, karena di depannya itu belum ada penghalang air hujannya," kata dia.

Pihaknya sudah meminta kontraktor yang mengerjakan gedung tersebut agar diperbaiki, mengingat masih dalam masa pemeliharaan.

"Karena ini masih dalam masa pemeliharaan, kami sudah minta pihak kontraktor untuk memperbaiki, bagaimana supaya air hujan tidak masuk," katanya.

Herlinah menjelaskan, gedung rawat inap sebanyak dua tingkat ini dibangun untuk pasien kelas II dan III, dengan panjang 40 meter dan lebar 21 meter.

"Untuk tahun 2020 ini, gedung rawat jalan kita sekarang akan diperbaiki lagi menjadi UGD sentral. Nanti lengkap, ada apotek, laboratorium dan rontgen," jelasnya. (cr14)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved