Disinggung Hutang di Facebook, Perempuan di Palembang Sakit Hati dan Lapor Polisi: Buat Saya Malu

Ia menegaskan karena dirinya takut nanti pelaku melakukan hal yang lebih nekat maka dirinya melaporkan kejadian tersebut.

TRIBUNSUMSEL.COM/PAHMI RAMADAN
Au mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Polrestabes Palembang untuk membuat laporan, Rabu (1/4/2020). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Tak terima disinggung soal hutang di Facebook, perempuan inisial Au lapor polisi.

Au, warga Jalan H. Faqih Usman Lr. Tangga Raja, Kecamatan Seberang Ulu 1, Kota Palembang mengakui jika dirinya punya hutang dan belum bayar ke temannya.

Temannya tersebut marah dan buat postingan di akun Fcebook dengan menggunakan foto-foto Ayu dan lengkap dengan keterangan foto.

Au pun tersinggung dan merasa nama baiknya dicemarkan.

Au , mengatakan memang dirinya memiliki hutang kepada temannya dan belum dibayar kurang lebih sudah dua tahun.

"Saya sudah lupa hutang saya berapa kepada pelaku berapa lagi, sebab hutang itu sudah lama sekali, yang saya heran kenapa tidak diomongin secara kekeluargaan sebab suami saya dan suami pelaku masih ada hubungan keluarga," ujarnya.

Lebih lanjut dirinya mengatakan kalau dirinya sangat sakit hati dan merasa dipermalukan karena pelaku tega memasang foto dirinya dengan menuliskan kata-kata yang tidak baik.

"Intinya pelaku menuliskan kata-kata ini di akun facebooknya, hati-hati dengan betino l*nt* ini dio dak galak bayar hutang dan akun facebook aku di blokirnyo, dak ku ikhlaske dunio akherat duit aku samo dio bangso b*n*t*ng betino ini," ungkapnya.

Ia menegaskan karena dirinya takut nanti pelaku melakukan hal yang lebih nekat maka dirinya melaporkan kejadian tersebut.

"Saya takut nanti pelaku bakal memasang foto saya lagi dan membuat kata-kata yang membuat saya malu dan sakit hati, maka saya memutuskan untuk melaporkanya," tutupnya.

Tidak terima dirinya menjadi korban pencemaran nama baik lantas korban mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Polrestabes Palembang untuk membuat laporan, Rabu (1/4/2020).

Sementara itu, Kasat Reserse Kriminal (Reskrim) Polrestabes Palembang, AKBP Nuryono melalui Kepala SPKT Polrestabes Palembang, AKP Heri membenarkan adanya laporan mengenai pencemaran nama baik yang dialami korban melalui akun facebook pelaku.

"Laporan sudah kita terima dan laporan polisi ini akan ditindaklanjuti oleh Unit Reskrim Polrestabes Palembang," tutupnya.

Penulis: Pahmi Ramadan
Editor: Weni Wahyuny
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved