Antisipasi Virus Corona

Pemkot Pagaralam Anggarkan Dana Rp10 Miliar untuk Penanganan COVID-19

Pemerintah Kota (Pemkot) Pagaralam saat ini telah menetapkan status “Siaga Bencana” COVID-19 (Corona

Sripo/ Wawan Septiawan
Walikota Pagaralam, Alpian Maskoni 

TRIBUNSUMSEL.COM, PAGARALAM - Pemerintah Kota (Pemkot) Pagaralam saat ini telah menetapkan status “Siaga Bencana” COVID-19 (Corona).

Hal ini dituangkan dalam Keputusan Walikota Pagaralam Nomor 102 Tahun 2020, Tentang Penetapan Status Siaga Darurat Bencana Non Alam Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) Kota Pagaralam tertanggal 24 Maret 2020.

Pemerintah Kota Pagaralam sudah bergerak untuk menangani wabah Pandemi COVID-19, dengan membentuk Gugus Tugas Pencegahan Wabah Covid-19, yang dikepalai oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Melalui Keputusan Walikota Pagaralam Nomor 103 Tahun 2020, Tentang Pembentukan Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Corona Virus Disease 19 (COVID-19) Kota Pagaralam.

Bahkan Pemkot Pagaralam dalam menangani Wabah Pandemi COVID-19, telah menyiapkan relokasi anggaran sebesar Rp10 Miliar untuk penanganan COVID-19.

Walikota Pagaralam, Alpian Maskoni mengatakan, Pemkot Pagaralam sangat serius dalam upaya penanangan wabah Virus Corona ini.

"Kita sudah melakukan berbagai langkah kongkrit dalam mengatasi wabah COVID-19 ini. Adapun langkah yang kita ambil yaitu akan melakukan penyemprotan disinfektan di Pasar-pasar, dengan cara buka tutup sebagian toko saat penyemprotan," ujarnya.

Bahkan untuk melakukan pencegahan berkembang wabah COVID-19, Pemkot telah melakukan penyemprotan disinfektan di perkantoran, fasilitas umum, dan perbankan.

"Tim juga telah melakukan pengecekan suhu tubuh kepada penumpang bus dan travel yang masuk ke Kota Pagaralam," katanya.

Pihak tetap menghimbau kepada masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terkonfirmasi kebenarannya, tetap manjaga kesehatan dengan membiasakan prilaku hidup bersih dan sehat. Menghindari kontak fisik secara langsung , bersalam-salaman , dan berkumpul di tempat-tempat keramaian.

"Yang paling penting yaitu masyarakat diharap tetap tenang , tidak panik dan ketakutan yang berlebihan namun tidak menganggap remeh atau sepele terhadap wabah COVID-19," imbaunya.(SP/ Wawan Septiawan)

Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved